Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

MUI Ajak Umat Islam Indonesia Boikot Produk Prancis

Radio Surya FM-Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, mengimbau umat Islam Indonesia melakukan boikot terhadap produk Prancis. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan memberikan tekanan kepada Presiden Prancis, Emmanuel Macron, sehingga segera meminta maaf pada umat Islam di seluruh dunia.

"Mengimbau umat islam sedunia untuk memboikot semua produk yang berasal dari negara Prancis," kata Anwar dalam keterangan resmi, Jumat (30/10)


Anwar juga meminta pemerintah RI untuk memberikan peringatan keras kepada pemerintah Prancis, dan menarik waktu Duta Besar RI di Paris hingga Macron mencabut ucapannya dan meminta maaf umat Islam.


Menurutnya, umat islam Indonesia siap melakukan boikot terhadap produk Prancis, terutama jika Macron tidak bersikap toleran dan tidak menghormati umat islam. Namun demikian, Anwar mengatakan umat islam tetap ingin hidup berdampingan dan harmonis.


"Umat Islam Indonesia tidak ingin mencari musuh, umat islam hanya ingin hidup berdampingan dan harmonis, namun jikalau yang bersangkutan sebagai Kepala Negara Prancis tidak menginginkan dan tidak mau mengembangkan sikap bertoleransi dan saling hormat menghormati, maka umat islam terutama di Indonesia juga punya harga diri dan martabat siap untuk membalas sikap dan tindakannya dengan memboikot semua produk yang datang dari Prancis," tuturnya.


Ia juga meminta kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk menghentikan segala tindakan pelecehan terhadap Rasulullah Shallahu alaihi wasallam, terutama pembuatan karikatur dan ucapan kebencian.


Selain itu, Anwar menyatakan dukungannya terhadap Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan anggotanya yang telah memboikot semua produk dari Prancis.


"Mendukung sikap Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan anggotanya seperti Turki, Qatar, Kuwait, Pakistan, Bangladesh yan telah memboikot semua produk negara Prancis," ucap Anwar.


Lebih lanjut, MUI juga mendesak mahkamah Uni Eropa untuk segera menghukum Macron atas tindakannya yang dianggap telah melecehkan Nabi Muhammad Shallahualaihi wasallam.


"Mendesak kepada mahkamah Uni Eropa untuk segera mengambil tindakan dan hukuman kepada Prancis atas tindakan dan sikap Presiden Emmanuel Macron yang telah menghina dan melecehkan Nabi Besar Muhammad Shallahualaihi wasallam," katanya.


Sumber : CNN Indonesia



Menari di Atas Pecahan Kaca, Sumbar Talenta Pukau Dunia

Suryanews911.com,  Padang - Setelah menampilkan kesenian dan kebudayaan Minangkabau di festival dunia 'The 51'st International Folklore Festival' 19 – 23 Juli 2017 di Croatia, rombongan Sumbar Talenta bersama bundo kaduang dari ibu-ibu Himpunan Wanita Karya (HWK) Provinsi Sumatra Barat kembali tiba di Ranah Minang, pada hari Rabu 26 Juli 2017, jam 08.15 WIB.

Perjalanan pulang dari Bandar Udara Franjo Tudman Zagreb – Croatia dengan melakukan dua kali transit, untuk sampai di Bandara International Minangkabau (BIM) - Padang Pariaman. Pertama di Dubai International Airport, dan keduanya di Kuala Lumpur International Airport.

"Melihat dari dokumentasi foto dan video, kami ikut bangga dengan penampilan Sumbar Talenta di Croatia. Mereka ini adalah industri kreatif bagi Sumatra Barat. Namun, apa yang telah mereka berikan pada Sumatra Barat pada saat ini tidak mendapat perhatian dari pemerintah provinsi," kata Yasnida Syamsuddin, Wakil Ketua HWK Sumbar, ketika menyambut kedatangan rombongan.

Sumbar Talenta saat menampilkan Tari Piring di Croatia. (Dok. Pribadi)

Dra. Hj. Sastri Yunizarti Bakry, Akt. M.Si. CA. QIA., Ketua HWK Sumbar, salah seorang pendiri Sumbar Talenta, yang ikut mendampingi Sumbar Talenta ke Croatia mengatakan, "Pengalaman paling berharga selama di sana, kami sebelum pertunjukan diundang secara khusus untuk menghadiri pesta tradisi panen gandum. Mereka menyanyi, menari, makan minum dengan bersama-sama. Kami juga diajak menyabit gandum, menikmati gandum mentah langsung dari batangnya dan yang telah diolah menjadi kue. Kami menghadiri pesta tradisi itu dengan mengenakan pakaian adat Minangkabau, sehingga mereka berebut minta foto bersama."
Kesuksesan Sumbar Talenta di pesta kesenian rakyat sedunia ini juga disampaikan oleh Hj. Haslinda, S.Pd, MM, Wakil Ketua HWK Sumbar, yang juga ikut mendampingi Sumbar Talenta ke Croatia, waktu kami wawancarai di BIM saat kedatangan kembali di Ranah Minang, "Para penonton di sana takjub melihat penampilan Sumbar Talenta, terutama dengan Tari Piring, mereka sangat terpukau melihat penari melonjak-lonjak di atas pecahan kaca. Bagitu juga mendengar permainan alat musik Talempong, unik dan baru bagi mereka."
Sumbar Talenta terus melakukan penjaringan dan pembinaan bakat bagi generasimuda di Sumatra Barat. Pada tahun 2017 ini, ajang audisi tahunannya telah digelar untuk ke duabelas kalinya. Menghadiri The 51'st International Folklore Festival di Croatia ini, Sumbar Talenta juga mengikutkan Thata Zata Lini, juara pertama Sumbar Talenta XII, sebagai realisasi dari hadiah yang telah dijanjikan.
"Saya bangga bisa ikut membawa kebudayaan kita ke kancah international, dan menikmati rasa kebersamaan yang ada di Sumbar Talenta. Dan banyak pengalaman lainnya saya dapatkan," kata Thata, yang sempat jadi foto sampul pada suratkabar di Croatia.

Sementara itu, Hallen, Sekretaris HWK Sumbar juga mengatakan, "Penampilan Sumbar Talenta mendapat apresiasi dari Walikota Zagreb dan Duta Besar Indonesia untuk Croatia. Indonesia merupakan satu-satunya negara dari Asia yang mengikuti The 51'st International Folklore Festival di Croatia, Sumbar Talenta secara tidak langsung menjadi wakil Asia untuk menampilkan kesenian dan kebudayaan di festival kesenian rakyat sedunia ini. Dari 50 negara peserta, Indonesia termasuk dari lima negara yang diberi kesempatan untuk ikut pada pesta tradisi panen gandum di sana, untuk menampilkan kesenian dan kebudayaan Minangkabau. Sumbar Talenta menampilkan Tari Pasambahan, Tari Indang, dan Tari Piring."

Haslinda juga mengatakan. “Sebagai bentuk apresiasi dari Walikota Zagreb, HWK Sumbar diberi cinderamata berupa pigura berisi maket kota Zagreb. Dan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Croatia berniat mengundang dan mendanai Sumbar Talenta untuk tampil pada perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang diadakan di Croatia nantinya. Melihat penampilan Sumbar Talenta, negara India dan Taiwan mengundang Sumbar Talenta untuk menampilkan pertunjukan kesenian dan kebudayaannya pada tahun 2018 nanti.”

Sukses dengan program Sumbar Talenta Goes to Croatia 2017 ini, HWK Sumbar akan melaksanakan program kerja 2017 berikutnya, seperti bakti sosial, pendidikan guru bertalenta, agama, ekonomi. Juga mematangkan persiapan konser The Best Sumbar Talenta untuk kegiatan sastra di Brunei dan konser seni budaya di Malaysia.

“Mari berkarya merawat budaya, dengan mengapresiasi karya kita maupun karya orang lain. Tidak saatnya lagi mengecilkan orang untuk membesarkan diri sendiri, ketika orang asing sangat menghargai seni  budaya Minangkabau. Entaskanlah rasa sinis yang tidak  menghargai pada aktivitas yang dilakukan oleh Sumbar Talenta,” kata Sastri Bakry.

Berikut link video penampilan Sumbar Talenta menari di atas pecahan kaca pada The 51’st International Folklore Festival 2017 : https://youtu.be/CgIEyEqSEOc

(Muhammad Fadhli)

Berikut Ada Tiga Alasan Valentino Rossi Susah Raih Gelar Juara Dunia MotoGP 2017

SuryaNews911.TAK ada yang meragukan nama besar dan kemampuan Valentino Rossi di dunia balap MotoGP. Namun dalam tiga musim belakangan, pembalap Yamaha Movistar itu hanya bisa meraih status runner-up. Kini memasuki MotoGP 2017, The Doctor –julukan Rossi– harus kembali bersaing dengan 22 pembalap. Lantas dengan usia 38 tahun, mampukah Rossi merebut gelar juara yang terakhir kali didapatkannya pada delapan musim lalu. Berikut adalah tantangan Rossi di sepanjang musim 2017.

1.       Aturan Baru MotoGP

Dorna selaku penyelenggara ajang balap MotoGP memberlakukan aturan yaitu Aero Body Homologation, perangkat lunak elektronik (ECU), pergantian motor, berat motor, dan aturan teknis balap. Hal tersebut bisa menjadi kendala bagi Rossi, pasalnya dalam uji coba pramusim ia belum bisa tampil maksimal. Belum lagi kendala ban Michelin, Rossi pernah mengeluhkan kinerja produsen asal Prancis itu yang dianggapnya terlalu membahayakan. Puncaknya terjadi pada musim lalu, saat mentas di Assen, Belanda. Kala itu, total terjadi 39 crash, sejak sesi latihan bebas hingga balapan. Tak pelak, balapan sempat dihentikan sementara karena hujan deras mengguyur sirkuit. Pada kondisi sulit, yang biasanya menguntungkan Rossi, justru kali ini menjadi penyebab malapetaka, ia terjatuh saat memimpin lomba.

2.       Kendala Fisik

Kiprah Rossi di MotoGP memang selalu ditunggu oleh jutaan pasang mata. Sebab, kehadirannya selalu memberi warna. Bagaimana tidak, dari 2002, ia bersaing dengan Max Biaggi, berlanjut dengan Sete Gibernau (2005), dan Casey Stoner (2008). Kini, para pesaingnya itu telah pensiun dari dunia balap, bahkan beberapa menjadi pelatih dan test rider. Lantas, Rossi yang memiliki tujuh gelar juara MotoGP masih terus membalap dan bersaing dengan riders muda. Bagaimanapun seorang pembalap harus memiliki fisik dan konsentrasi yang kuat saat berada di motor. Kini dengan usia 38 tahun, Rossi sudah tak terlihat nekat seperti delapan tahun terakhir. Tentu hal ini merupakan kendala fisik yang menurun dan juga semangat yang tak sama lagi.

3.       Bersaing dengan Pembalap Spanyol

Dunia balap selalu menghadirkan fenomena sendiri, terutama bagi pembalap asal Italia.  Giacomo Agostini merupakan peraih gelar juara kelas 500cc sebanyak delapan kali. Prestasi itu lantas diikuti oleh Rossi yang sudah meraih tujuh gelar. Kendati demikian, untuk menyamakan raihan gelar di atas, dalam tiga musim terakhir, Rossi selalu bersaing dengan pembalap asal Spanyol, sebut saja Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Terbaru, adalah rekannya satu tim, Maverick Vinales. Bahkan dari 23 line up pembalap, tercatat ada 10 pembalap yang berkebangsaan Spanyol. Sementara joki dari Italia hanya ada empat yaitu Rossi, Andrea Dovizioso, Andrea Iannone, dan Danilo Petrucci. Karena itu, Rossi harus bisa mengembalikan tekad dan semangatnya untuk bisa kembali meraih gelar juara. Sebab, tujuh musim tanpa meraih gelar dan hanya penantang bukanlah kapasitas seorang The Doctor.    (nn/okezon)

Pemerintah RI Berhasil Bebaskan 2 WNI dari Hukuman Mati di Arab Saudi

SuryaNews911.JAKARTA - Pemerintah Indonesia akhirnya berhasil membebaskan dua warga negara Indonesia (WNI) dari ancaman hukuman mati di Arab Saudi. Dua WNI tersebut diketahui bernama Masamah binti Raswa Sanusi dan Mimin binti Samtari. Hal ini dikatakan  Rahmat Aming, pejabat konsuler KJRI Jeddah yang bersama Atase Hukum KBRI Riyadh, Muhibuddin, ditugaskan menangani kasus Masamah.

Berdasarkan informasi yang diterima Okezone, Kamis (16/3/2017), Masamah yang merupakan asal Cirebon dibebaskan dari hukuman mati oleh KJRI Jeddah dan KBRI Riyadh pada 13 Maret 2017. Masamah terancam mati setelah dituduh membunuh anak majikannya yang berusia 11 tahun pada 2009.

"Dalam kasus hukuman mati qishas yang bisa memaafkan hanya ahli waris korban. Kami harus persisten mengetuk hati ayah korban. Itulah yang kami lakukan sekian lama. Alhamdulillah ada hasilnya," papar Rahmat.

Mimin yang dibebaskan pada 14 Maret 2017 dituding melakukan sihir kepada majikannya. Ia ditahan pada 2012. Mimin dilaporkan telah tiba di Jakarta pada 15 Maret. Sementara proses pemulangan Musammah hingga kini masih diupayakan oleh KJRI Jeddah.

"Ini adalah hasil upaya panjang Tim KBRI dan pengacara. Sejak awal kita memiliki keyakinan bahwa Mimin tidak bersalah," ujar Mihibbuddin, Atase Hukum KBRI Riyadh dan anggota Tim Perlindungan WNI KBRI Riyadh.

Meskipun Mimin sudah dibebaskan, KBRI berencana akan mengajukan gugatan kompensasi kepada penuntut karena menyebabkan Mimin mendekam di penjara selama 5 tahun tanpa bukti yang kuat.   (nn/okezon)

Valentino Rossi Pamer Foto Latihan Jelang Tampil di Tes Pramusim Qatar


SuryaNews911.TAVULIA – Valentino Rossi memiliki cara untuk menjaga stamina tetap stabil jelang tampil di tes resmi pramusim terakhir MotoGP 2017 yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar pada 10-12 Maret. Dalam unggahan di akun twitter resminya @valeyellow46, Rossi sedang berlatih di akademi balap kepunyaannya.

 Sekadar diketahui, lintasan yang ada di akademi balapnya bukanlah arena yang biasa tempat Rossi mentas yakni Sirkuit bertekstur aspal. Lintasan kepunyaan Rossi serupa dengan arena yang digunakan para pembalap motocross.

Bisa dibilang motocross merupakan sarana tepat bagi para pembalap untuk meningkatkan skill balapnya. Tidak hanya Rossi, juara dunia tiga kali MotoGP yakni Marc Marquez juga melakukannya tiap kali pulang ke kampung halamannya di Cervera, Spanyol.

Jika tidak dilakukan dengan hati-hati, cedera bisa membayangi. Marquez pernah merasakannya saat menjajal lomba balap motor dirt track. Beruntung, bukan cedera serius yang didapat The Baby Alien –julukan Marquez.

 Terlepas dari foto yang diunggah, Rossi memiliki ambisi besar. Rider berusia 38 tahun bertekad meraih trofi juara dunia ke-10 di semua kelas. Sekadar diketahui, usai jadi kampiun MotoGP 2009, Rossi tak pernah lagi menjadi yang terbaik.

Pencapaian terbaik Rossi tercipta pada tiga tahun terakhir (2014, 2015 dan 2016). Dalam periode itu, pembalap berpaspor Italia selalu finis di posisi dua. Karena itu, gelar juara menjadi penting demi menutup karier membalapnya dengan manis.(nn/okezon)

Mengenal Pangeran yang Dibawa Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz

Suryanews911.com --  Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz membawa serta pangeran yang jumlahnya mencapai 25 orang. Menurut laman aawsat.com, Selasa (28/2), pangeran yang menemani sang raja antara lain Pangeran Khalid bin Fahd bin Mohammed, Pangeran Mansour bin Saud, Pangeran Mohammed bin Fahd, Pangeran Talal bin Saud, Pangeran Khalid bin Bandar, dan Pangeran Sattam bin Saud.

Selain itu, Pangeran Faisal bin Khalid bin Sultan, Pangeran Mansour bin Muqren, Pangeran Mohammed bin Abdurrahman, Pangeran Ahmed bin Fahd bin Salman, Pangeran Abdulrahman bin Badr, Pangeran Saud bin Salman, Pangeran Naif bin Salman, serta Pangeran Rakan bin Salman juga ikut dalam rombongan.

Salah satu pangeran yang cukup aktif di Instagram adalah Pangeran Saud bin Salman dengan nama akun @special_royal yang memiliki 156 ribu pengikut dan telah mengunggah 1.209 foto. Unggahan terakhirnya adalah video Raja Salman bersalaman dengan beberapa orang tujuh hari yang lalu.

Selanjutnya, Pangeran Faisal bin Khalid bin Sultan dengan akun Instagram @almaktoum_alsaud yang memiliki 22,5 ribu pengikut dan telah mengunggah 1.393 foto serta video. Dalam akun ini dia mengunggah beberapa foto Raja Salman, kegiatan kenegaraan serta liburan.

Pangeran Abdulrahman bin Badr juga memiliki pengikut yang cukup banyak di Instagram. Dalam akun bernama @bader_a_abdullaziz, dia telah mengunggah 221 foto dan video dan diikuti oleh 80,4 ribu akun.(ROL)

Jika Ingin Juara, Rossi Harus Kalahkan Rekan Setimnya Dulu

SuryaNews911.TAVULLIA – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, masih berambisi untuk merengkuh gelar juara kedelapannya di ajang MotoGP musim 2017. Namun manajer Andrea Iannone, Carlo Pernat, mengakui bahwa Rossi memiliki peluang yang cukup tipis untuk memenangkan trofi tersebut.

Maklum saja, The Doctor –julukan Rossi– memiliki banyak pesaing tangguh di musim depan. Sebut saja, Marc Marquez dan tentu saya rekan barunya di Yamaha yakni Maverick Vinales.

Bahkan, Pernat tak sungkan memuji rider muda asal Spanyol tersebut. Bahkan, Pernat menyebut The Top Gun –julukan Vianles– sebagai rider yang memiliki kemauan yang cukup tinggi. Hal tersebut yang membuat Pernat yakin bahwa Vinales akan jadi pesaing terkuat di MotoGP 2017.

“Rekan satu timnya akan menjadi musuh terbesarnya. Anda harus bisa mengalahkannya dan harus berusaha meredam atmosfer yang kurang baik di tim. Ini bukan soal fisik tapi soal mentalitas,” ujar Pernat mengutip dari Speedweek, Minggu (26/2/2017).

 “Vinales terlihat sebagai pembalap yang cukup baik. Dia memiliki kemampuan yang baik dan memiliki kemauan yang keras. Saya rasa itu akan menjadi modalnya untuk tampil baik di musim depan,” pujinya.   (nn/okezon)

Pagi Ini, KBRI Kuala Lumpur Kunjungi Siti Aisyah


SuryaNews911.JAKARTA -- Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi memperoleh konfirmasi akses kekonsuleran bagi KBRI Kuala Lumpur terhadap warga Indonesia tersangka pembunuhan Kim Jong-nam, Siti Aisyah. Konfirmasi tersebut disampaikan langsung oleh Menlu Malaysia kepada Menlu RI melalui sambungan telepon pada Jumat malam (24/2) waktu Sidney.

Sementara itu, dalam siaran pers kepada Republika.co.id, hingga Kamis malam (23/2) Menlu Retno masih melakukan komunikasi dengan Malaysia guna memintakan akses kekonsuleran tersebut. Akses akan diberikan pada Sabtu (25/2) pukul 10.00 sampai 15.00 waktu setempat.

Retno telah menugaskan KBRI untuk menggunakan akses kekonsuleran tersebut sebaik mungkin. Direncanakan Tim Perlindungan WNI KBRI bersama pengacara akan segera berkunjung ke Kepolisian Cyberjaya pada waktu yang telah disepakati.

Akses kekonsuleran tersebut akan dimanfaatkan untuk melakukan verifikasi secara fisik status kewarganegaraan Siti Aisyah, memastikan kondisinya dan mendapatkan informasi awal dari SA dalam rangka pendampingan hukum lebih lanjut.  (nn/rol)


Top