Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Peringatan Hari Guru : SMA N 1 Luhak Nan Duo Adakah School Art dan Donor Darah Massal

Suryanews911. Simpang Empat -Hari guru yang jatuh pada tanggal 25 November 2017 menjadi momentum bagi siswa untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada guru. Bertepatan dengan tanggal tersebut SMA N 1 Luhak Nan Duo mengadakan School Art. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan sekolah yang dimeriahkan oleh berbagai lomba seperti solo song lagu minang, bazar dan donor darah. PMR SMA N 1 Luhak Nan Duo membuka Stand Donor Darah untuk mensosialisasikan manfaat donor darah kepada siswa guru dan staf sekolah.

"School Art menjadi agenda tahunan SMA N 1 Luhak Nan Duo. Selain diadakah pentas seni, juga diadakan donor darah" ungkap Mardiana Pembina PMR SMA N 1 Luhak Nan Duo.

Kegiatan donor darah didukung oleh PMI Pasaman Barat dan UTD RSUD Pasaman Barat. PMI selalu mendukung kegiatan siswa di sekolah dengan membentuk Organisasi Palang Merah Remaja selalu terlibat dalam kegiatan di sekolah seperti, Pelatihan PMR, Donor darah dan tanggap menghadapi bencana. Fitrianti, Staff PMI Pasaman Barat menuturkan kebutuhan darah di Pasaman Barat tidak mencukupi permintaan, sehingga sering terjadi kekurangan darah.

Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi manfaat donor darah kepada siswa. Pengetahuan tentang manfaat donor darah harus diberitahukan sejak dini. Salah satunya dengan membentuk Palang Merah Remaja. (S)

Cacat Fisik Tidak Menurunkan Semangat Arisman Jadi Guru


“Saya merasa hak dan kewajiban saya sama dengan orang lain”. Begitu kalimat yang diutarakan Arisman (38th), peyandang tuna netra ketika ditemui relawan MRI-ACT dikediamannya.
Dalam rangka memperingati Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 Desember MRI-ACT mengunjungi salah seorang tenaga pengajar Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Tuah Sakato yang memiliki kepercayaan diri dan semangat tinggi. Meskipun tidak bisa melihat beliau mampu hidup mandiri dan beraktifitas seperti biasa.
Dengan keterbatasan yang dimilikinya sejak kecil tidak membuat Arisman merasa rendah diri. Hal ini dibuktikan dengan ia mengenyam pendidikan formal disekolah umum pada tingkat SMP dan SMA. Selain itu ia aktif berorganisasi dan terpilih menjadi ketua DPD Pertuni (Persatuan Tuna Netra Indonesia).
Sebelum menjadi pengajar, pria kelahiran tahun 1979 ini terlebih dahulu mengambil keterampilan pijat di PSBN kemudian membuka klinik pijat sendiri. Selang beberapa waktu tepatnya tahun 2015 Arisman diminta untuk mengajar keterampilan pijat shiatsu kepada murid binaan disana. Sehari-hari beliau berangkat bersama istrinya yang juga bekerja disana sebagai staf TU.
“Pak Aris merupakan salah satu penyandang tuna netra yang berhasil. Terbukti dengan beliau bisa membuka usaha, membina rumah tangga, dan mengembangkan ilmunya”, ujar Kamisar Kamus, Kepala PSBN Tuah Sakato Padang.
Arisman memiliki tiga orang anak yang disekolahkan di sekolah islam agar bisa menjadi hafidz dan hafidzah. Pagi sebelum mengajar, ia bersama istri menggunakan motor mengantar anak-anak kesekolah. Sudah menjadi keharusan tepat pukul 6.15 WIB mereka sudah harus berangkat dari rumah. Arisman berjalan digandeng oleh anaknya menuruni anak tangga dan dibantu sebuah tongkat menuju halaman.
Rumah yang juga dijadikan tempat Arisman membuka klinik pijat berada di pinggir jalan Anduring. Jika tidak mengajar ia menerima orang datang untuk dipijat tak jarang juga beliau yang mengunjungi rumah pelanggannya.
Seperti yang dikatakannya, ia tak merasa berbeda dengan orang kebanyakan. “yang rusak hanya penglihatan saya saja. Lainnya berfungsi normal”, ucapnya. Arisman mengukuti perkembangan zaman. Pria yang hobi musik ini mahir menggunakan android sebagai alat komunikasinya. Dibantu aplikasi khusus memudahkan ia berinteraksi dengan banyak orang dan membuat ia semakin mandiri. (na)

Muhammad Imam Arifi Sukses Menangi Etape 6 TDS 2017

Suryanews911.com, Simpang Empat -- Etape 6 Tour De Singkarak tahun 2017 dari Kota Pariaman ke Pasaman Barat, berhasil dimenangi oleh Muhammad Imam Arifin Pembalap Indonesia dari tim KFC.
Dalam pantauan lansung oleh reporter Radio Surya dilapangan, Imam berhasil menaklukan Etape yang  memiliki panjang lintasan 157 kilometer, tepatnya star dari Pantai Gondariah Pariaman, dan finish depan kantor Bupati Pasaman Barat.

Imam berhasil mengalahkan pembalap asal German, Iran, Bahrain, Inggris dan Thailand dengan catatan perolehan waktu 3 jam 20 menit 29 detik.

Saat di tanya awak media terkait strategi dan kunci  kemenangan,  Imam menyampaikan , ini motivasi dari jamal yang mampu juara di etape 4.


“ Kemenagan ini adalah hasil dari stategi tim yang tepat, dari awal kami satu persatu bergantian memimpin, dan 200 meter jelas finish,saya lansung sprint,ujarnya.

Selanjutnya pada  posisi kedua di raih oleh pembalap dari tim 7 Eleven Road Bike Filipina, Rustom Lim dan Turakit dari tim Thailand Continental Cycling Team, kedua pembalap tersebut memiliki selisih waktu yang sangat dekat.

Kemudian, pembalap Indonesia terbaik masih dinobatkan kepada Jamal selama 6 etape yang sudah berlangsung dengan akumlasi waktu 20 jam 49 menit 53 detik.
(d3)

Bupati Pasbar Syahiran : Mari Kita Sukseskan TDS di Pasaman Barat

Suryanews911.com, Simpang Empat -- Dalam mensukseskan penyelenggaraan ivent balap sepeda Internasional Tour de Singkarak (TDS) 2017 Etape VI yang finis di Kab. Pasaman Barat, H Syahiran Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat menghimbau kepada semua lapisan masyarakat agar dapat menjaga ketertipan dan kemanan. (15/7)

Selain menghimbau untuk menjaga ketertiban dan kemanan , Ia meminta masyarakat agar berperan serta untuk mendukung dan memeriahkan TDS 2017 yang dilaksanakan pada 23 November 2017, star dari Pariman dan finis di depan kantor Bupati Pasaman Barat.

“ Mari besama – sama kita menjaga ketertipan, kemanan dan mari kita sukseskan iven bertaraf internasional ini” himbaunya.

(foto : TDS 2016)

Sementara itu. H. Armen. Kepala Dinas Pariwisata Kab. Pasaman Barat menyampaikan, sejauh ini untuk persiapan TDS 2017 tidak ada kendala maupun permasalahan.

Ia juga menjelaskan, berdasarkan hasil rapat finishing tentang pengamanan TdS 2017, Polres Pasaman Barat bersama Pemkab sepakat menurunkan 529 personil dengan 256 titik pengamanan.

“ Personel itu terdiri Polres, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Orari, FKKPI dan TNI. Selain itu juga dari instansi lainnya,” ujarnya saat di diwawancarai oleh Radio Surya.

Ia juga menambahkan, Dalam rangka mensukseskan TDS,  akan ada Pesta rakyat yang menampilkan kesenian seperti ronggeng, randai, gondang sembilan dan artis - artis daerah maupun nasional serta pameran Usaha Kecil Menengah.

(de)

Sumbar Talenta Berangkat ke PSBNS 2017 Brunei Bawa Puisi Sastrawan Nasional Sastri Bakry

Suryanews911.com, Padang - Mewakili Indonesia di acara Pertemuan Sastrawan Budayawan Negara Serumpun 2017 Brunei, Sumbar Talenta pun berangkat tinggalkan Padang, hari Kamis 16/11/2017 melalui Bandara International Minangkabau (BIM) - Padang Pariaman, pada penerbangan pukul 08.30 WIB.

Acara yang akan dihadiri oleh Sumbar Talenta ini diadakan oleh Perhimpunan Sasterawan Budayawan Negera Serumpun dalam wadah organisasi Angkatan Sasterawan dan Sasterawani (Asterawani), dan Perhimpunan Sastera Budaya Negara Serumpun (PSBNS) Brunei Chapter, dari tanggal 17-22 November 2017 di Park View Hotel - Kota Jerudong, Brunei. Sumbar Talenta berangkatkan 13 orang dalam rombongan keseniannya itu, dan kegiatan ini diikuti oleh 5 negara; Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Brunei

"Untuk ke Brunei, kami telah mempersiapkan beberapa pertunjukan, seperti tarian dan nyanyian. Dan Sumbar Talenta juga akan menampilkan pertunjukan spesialnya, musikalisasi puisi ‘Truth Without Fear’ karya Sastri Bakry, sastrawan nasional yang puisinya ini juga telah dipentaskan di Eropa pada bulan Juli 2017 lalu," kata Chairita Chaidir, Pimpinan Produksi Sumbar Talenta untuk tampil di Brunei ini.


Saat melepas rombongan Sumbar Talenta di BIM, Ketua Harian HWK Sumbar, Yeni Zafitri pada pidato pelepasannya mengatakan, "Semoga anak-anak Sumbar Talenta kami yang berangkat ke Brunei agar selalu menjaga kesehatan, supaya dapat memberikan penampilan terbaik. Semoga perjalanannya menyenangkan, selamat pergi dan pulangnya."


Seperti yang disampaikan oleh Chairita Chaidir, adapun nama-nama anggota dari Sumbar Talenta yang diberangkatkan pada acara PSBNS 2017 Brunei, adalah sebagaimana berikut; Syafira Salsabilla, David Putra Yudha, Putri Aulia Handayani, Gilang Dwi Nanda, Chairita Chaidir, Martalina Salim, Murni binti Ahmad Siar, Mahya Retty Mahyudin, Zusrneli Zubir, Roslainy, Haslinda, Sastri Yunizarti Bakry, dan Bu Vita Gamawan Fauzi.

Bagi Sumbar Talenta, pertunjukan di PSBNS 2017 Brunei ini adalah pertunjukan penutup untuk di luar negeri pada tahun 2017 ini.

"Pada tanggal 16 Desember 2017 nanti akan ada acara Kemilau Budaya Indonesia bagian barat. Mengevaluasi aktivitas di tahun 2017 ini, kita menyadari persaingan semakin ketat, karena itu kita akan kembangkan kapasitas Sumbar Talenta, berbasis penguatan kelembagaan. Untuk tahun ke depan, Sumbar Talenta akan fokus konser ke daerah-daerah yang besar, dan mulai memikirkan pengembangan koperasi. Dan di tahun 2018, insya Allah kami akan menggelar Sumbar Talenta ke-13, untuk kids dan senior," kata Dra. Hj. Sastri Yunizarti Bakry, Akt. M.Si. CA. QIA., Ketua HWK Sumbar, organisasi yang menaungi Sumbar Talenta Organization (STO).
( Muhammad Fadhli)

Dinas Pariwisata kab. Pasaman Barat Adakaan Kegiatan Studi Pembelajaran untuk Kelompok Sadar Wisata ke Painan, Pesisir Selatan

SuryaNews911.Painan--Dinas Pariwisata Kab. Pasaman Barat, Sumatera Barat adakaan kegiatan studi pembelajaran untuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan pelaku wisata maupun penggiat wisata ke Painan Pesisir Selatan  selama dua hari yaskni 10 hingga 11 nov 2017.

Peserta kegitan studi pembelajaran ini di ikuti oleh sejumlah kelompok sadar wisata dari berbagai kelompok sadar wisata, penggiat wisata dan palaku kuliner, pengelola home stay dan hotel serta dari beberapa pelaku usaha ekonomi kreatif yang ada di Pasaman Barat.

Kepala Dinas Kab. Pasaman Barat Armen, melalui  Robiyanto Kepalaa Bidang SDM  dan Ekonomi kreatif menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan peran kelompok sadar wisata Pasaman Barat dalam membangun dunia kepariwisataaan.

Ia menambahkan, Pasaman Barat memiliki banyak destinasi unggulan baik wisata pantai dan pulau, wisataa gunung dan air terjun maupun wisata kuliner dan budaya.

Dalam pantauan lansung reporter Radio Surya di Painan Pesisir Selatan terlihat  selama pelatihan perserta sangat antusias berdiakusi dengan kelompok sadar wisata carocok bukik langkisau painan yang sukses mengembangkan detinasinya.


Para peserta berdiskusi tetang strategi dan langkah pengembangan seperti pengelolaan administrasi , pengelolaan sovenir yang berdaya jual, pengelolaan hotel maupun home stay yang nyaman,  cara penyajian kuliner yang di sukai oleh wisatawan serta tata cara dan langkah pengamanan hingga pengelolaan parkir di sebuah objek wisata.(ADE)

PMI Kab. Pasaman Barat terima tim Penilai dari PMI Prov. Sumatera Barat.

SuryaNews911.Pasaman Barat--Dalam rangka pembinaan dan memotivasi PMI Kab./kota se Sumatera Barat maka PMI sumatera Barat mengadakan penilaian kinerja pelayanan dan kapasitas organisasi salah satunya adalah PMI Kab. Pasaman Barat yg dikunjungi Kamis/9 November 2017.

Dalam rangkaian safari kunjungan penilaian ke seluruh PMI Kab/kota se Sumbar oleh tim penilai yg pimpin oleh Bapak Aim Zein (Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Provinsi Sumatera Barat) beserta anggota tim Uyung Hamdani dan Arnes Syafnil, S.PdI dari Markas PMI Prov. Sumbar.

Penilaian ini merupakan agenda rutin yg dilakukan PMI Prov. Sumatera Barat setiap tahun seperti dituturkan oleh Bpk Aim Zein selaku ketua tim bahwa setiap tahun PMI Prov. Sumbar melakukan penilaian ini dan tahun ini PMI Kab. Pasaman Barat termasuk dalam kelompok A sebagai PMI Kab/Kota yg memiliki kapasitas bagus bersama dg Kota Padang dan Kota Bukit tinggi.

Untuk itu kita lihat siapa yg akan mendapat peringkat terbaik, imbuh beliau.
DR Adrianto M.Pd (wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Kab. Pasaman Barat) yg  menyambut tim penilai bersama H. Sukarman SP (Wakil Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kab. Pasaman Barat) menyatakan optimis bahwa kedepan PMI Kab. Pasaman Barat dibawah kepemimpinan Ibuk Hj Yunisra Syahiran akan semakin berkomitmen utk meningktakan  pelayanan dan kapasitas organisasi sehingga PMI akan menjadi  profesional tanggap dan makin dicintai masyarakat.

Unggulan PMI Kab. Pasaman Barat adalah pelayanan Posko siaga PMI yg memberikan pelayanan Relawan donor Darah On Call, Assessment Cepat bencana dan Pertolongan Pertama dan Ambulance untuk pasyarakat Pasaman Barat khususnya.

Penilaian ini akan di umumkan pada Musyawarah Kerja PMI Prov. Sumatera Barat pada tanggal 1 Desember 2017.

Ditempat terpisah Hj Yunisra Syahiran selaku Ketua PMI Kab. Pasaman Barat menyampaikan tekat yg penuh utk meningkatkan kapasitas PMI Kab. Seperti komitmen utk membangun markas Yg baru dan lebih representatif.(de)

Pembukaan MTQ Sumbar ke 37 Akan Tampilkan Tari Kolosal Unik Karya Harhy Syafmitha

Suryanews911.com, Padang - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Tingkat Provinsi Sumatra Barat ke 37 yang dipercayakan kepada Kota Pariaman sebagai tuanrumahnya, akan digelar pada tanggal 4 – 11 November 2017. Kegiatan lomba ini akan dibuka oleh Menteri Agama RI, Bapak Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin, pada hari Sabtu 4 November 2017, mulai jam 20.00 WIB. Acara pembukaan ini akan turut dimeriahkan oleh penampilan Tari Pasambahan dan tari kolosal unik berjudul ‘Budi Baguno Syarak Mamakai’ karya Harhy Syafmitha, S.Sn, M.Sn.

Seperti dikatakan oleh Harhy Syafmitha, tari kolosal ini akan dibawakan oleh 40 orang penari dari SMAN 1 Pariaman, diiringi oleh 22 orang pemusik dari putra-putri daerah Kota Pariaman yang kuliah di Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang. Untuk Tari Pasambahan akan ditampilkan saat menyambut kedatangan tamu VVIP.

Menyelaraskan event keagamaan dengan pelestarian seni budaya, Harhy Syafmitha menjelaskan pesan-pesan yang ingin disampaikannya lewat tari ‘Budi Baguno Syarak Mamakai’ yang akan ditampilkannya.


"Tari ini menceritakan bagaimana aktivitas masyarakat Minangkabau yang memegang teguh agama dan adat, yang tentu juga menjadi pedoman hidup bagi masyarakat Pariaman. Kearifan lokal yang dikandung karya ini adalah penyebaran agama Islam yang disyiarkan oleh Syeikh Burhanuddin, dan juga pelestarian budaya surau yang telah membentuk budaya di Minangkabau, karena menjadi media pendidikan agama, yang kristalisasinya melahirkan kesenian tradisi Silek (silat) dan Indang," kata Harhy, anak dari pasangan Syafmal Kamil bin Kamil Abdullah dan Aswita binti Zaidi (asal Kampung Dalam – Pariaman).

Harhy juga mengatakan pernah tampil di beberapa event nasional; SEAGAMES, PON, PORPROV, dan beberapa opening MTQ Tingkat Sumbar. Ia juga pernah tampil pada event luarnegeri; ASEAN, Eropa Barat dan Timur, dan Afrika Selatan.

"Menampilkan karya di MTQ Sumbar ke 37 di Kota Pariaman adalah tantangan tersendiri dan sangat istimewa bagi saya, karena tampil di daerah asal saya sendiri. Saya ingin memberikan yang terbaik. Terimakasih kepada Pemerintahan Kota Pariaman dan PT. Octaviany Event, atas kepercayaannya pada saya untuk menampilkan karya. Dan karya ini adalah wujud terimakasih saya kepada para guru, dan dosen saya di ISI Padang Panjang, juga untuk HWK Sumbar dan Sumbar Talenta yang membesarkan saya. Dan spesialnya untuk orangtua serta saudara-saudara saya yang selalu memberikan dukungan dan doa terbaiknya," kata Harhy Syafmitha, koreografer kelahiran Jambi 7 Agustus 1991, keturunan Padangpariaman.

Harhy juga mengatakan, “tari kolosal ‘Budi Baguno Syarak Mamakai’ akan ditampilkan secara unik, karena disajikan dengan pengolaborasian tari, musik, serta atraksi cahaya dan kembang api. Terwujudnya karya ini berkat kerjasama AR Community dengan Heru Rizal Luthan, ST. (CEO di Helashaka Event Organizer).”


( Muhammad Fadhli)

Top