Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

 SD EL MAARIF : SD TANGGUH PANDEMI DI PASAMAN BARAT

Radio Surya FM - SD El Maarif menyatakan siap dalam mengikuti pembelajaran tatap muka pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021.

 

Pemerintah daerah Pasaman Barat telah menerapkan sekolah tatap muka mulai januari 2021. Izin pembelajaran tatap muka diberikan dengan mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.

 

Kepala sekolah SD ELMAARIF Dedi mengatakan, SD El Maarif siap dalam mengikuti arahan pemerintah Pasaman Barat tersebut. Di dalam pembelajaran sehari-hari, mata pelajaran yang diterapkan masih sama hanya saja adanya pengurangan jam pembelajaran, seperti 20 menit dalam satu matapelajaran

 

Selanjutnya untuk materi pembelajaran akan diambil materi yang esensial dengan pemberian materi yang benar-benar harus disampaikan dalam pembelajaran tatap muka. Siswa diwajibkan membawa bekal dari rumah dan tidak ada jam istirahat dan hal ini diawasi oleh guru.

 

“pogram ibadah masih menggunakan sistem daring menggunakan alat media video online. Dan bagi anak yang melengkapi tugasnya akan diberi hadiah diakhir semester dan berlaku untuk SD sederajat” ujarnya.

 

Dalam kegiatan daring selama ini sekolah SD ELMAARIF tidak memiliki kendala yang mengaggu proses belajar mengajar. Sejak bulan Maret telah dilaksanakan pelatihan untuk tenaga pengajar dalam penggunaan aplikasi pembelajaran daring.

 

“orang tua merasa puas atas pembelajaran daring, dan mendukung siswa dalam proses belajar selama daring” kata Dedi

 

Dedi menjelaskan akibat sekolah daring banyak orang tua yang mengeluh atas kecanduan anak-anak mereka dengan gadget, maka dari itu adanya pogram literasi yang mana anak-anak dianjurkan untuk membaca satu buku setiap satu minggu. Ia berharap dari kegiatan literasi ini dapat mengurangi kecanduan anak-anak bermain gadget dirumah.

 

Untuk prestasi sekolah ujar Dedi sudah sampai ke tingkat nasional, hampir tiap tahun sekolah telah meraih prestasi sains, seni, dan bidang akademik lainnya. Hal ini adalah buah hasil dari kedisplinan sekolah dalam pogramnya untuk membina akhlak siswa.

 

 


Peringatan Hari Guru : SMA N 1 Luhak Nan Duo Adakah School Art dan Donor Darah Massal

Suryanews911. Simpang Empat -Hari guru yang jatuh pada tanggal 25 November 2017 menjadi momentum bagi siswa untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada guru. Bertepatan dengan tanggal tersebut SMA N 1 Luhak Nan Duo mengadakan School Art. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan sekolah yang dimeriahkan oleh berbagai lomba seperti solo song lagu minang, bazar dan donor darah. PMR SMA N 1 Luhak Nan Duo membuka Stand Donor Darah untuk mensosialisasikan manfaat donor darah kepada siswa guru dan staf sekolah.

"School Art menjadi agenda tahunan SMA N 1 Luhak Nan Duo. Selain diadakah pentas seni, juga diadakan donor darah" ungkap Mardiana Pembina PMR SMA N 1 Luhak Nan Duo.

Kegiatan donor darah didukung oleh PMI Pasaman Barat dan UTD RSUD Pasaman Barat. PMI selalu mendukung kegiatan siswa di sekolah dengan membentuk Organisasi Palang Merah Remaja selalu terlibat dalam kegiatan di sekolah seperti, Pelatihan PMR, Donor darah dan tanggap menghadapi bencana. Fitrianti, Staff PMI Pasaman Barat menuturkan kebutuhan darah di Pasaman Barat tidak mencukupi permintaan, sehingga sering terjadi kekurangan darah.

Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi manfaat donor darah kepada siswa. Pengetahuan tentang manfaat donor darah harus diberitahukan sejak dini. Salah satunya dengan membentuk Palang Merah Remaja. (S)

Siswa SMPIT Darul Hikmah Raih Terbaik Tiga Pada LCC MTK Tingkat Sumatera Barat

SuryaNews911. Simpang Tiga.-- Siswa SMP IT Darul Hikmah Pasaman Barat meraih terbaik 3 pada acara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Matematika Tingkat SMP Sumbar – Riau di SMA Cendikia Agam  Hal ini disampaikan oleh Indra Budiman Kepala SMPIT Darul Hikmah di Simpang Tiga, 14/1/2017

Indra menjelaskan, tiga anak SMPIT Darul Hikmah yang ikut LCC tersebut adalah Ratih Septria Anisa, Raudhatul Fauziyah dan Fathiya Ahda Ramdhani.  Sedangkan Nazamuddin masuk dalam the best 15. 


LLC Matematika Tingkat SMP Sumbar – Riau di SMA Cendikia Agam dilaksanakan  pada hari Minggu – Senin,22-23/1/2017. Dalam LCC ini keluar sebagai juara pertama SMP Negeri 5 Batu Sangkar, Juara kedua SMP Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh dan Juara ketiga SMPIT Darul Hikmah Pasaman Barat. 

"Semoga prestasi anak kita terus meningkat dan dapat mengharumkan nama baik pendidikan  kabupaten kita Pasaman Barat". Ujar indra berharap(ch)

MUI: Tayangan Televisi Saat Ini Rugikan Kehidupan Keagamaan

SuryaNews911.JAKARTA --  Tayangan-tayangan televisi saat ini masih dianggap merugikan kehidupan keagamaan. Bukan hanya Islam, tetapi juga agama-agama di Indonesia lainnya. Hal ini dikatakan Ketua Informasi dan Komunikasi MUI Masduki Baidlowi.
Masduki  menjelaskan, televisi saat ini sudah menjadi wakil atau agen dari kebudayaan populer, yang permisif terhadap nilai-nilai agama, khususnya dalam program-program hiburan.  Selain itu, televisi di Indonesia juga secara keseluruhan telah didominasi oleh kepentingan modal dan industri.

''Sehingga orientasinya adalah bagaimana mengekploitasi untuk mencari keuntungan, maka seluruh 'tangan-tangan' industri itu digerakkan bagaimana supaya keuntungan didapat. Karena itu, moralitas masyarakat tidak menjadi hitungan di situ,'' ujar dia baru-baru ini.

Selain itu, orientasi utama kepada industri pun membuat televisi dianggap abai mematangkan moralitas masyarakat, yang seharusnya menjadi paradigma dan modal sosial yang lebih bagus pada masa mendatang. Hal ini agar masyarakat bisa lebih beradab, lanjut Masduki, sebagaimana seperti dicita-citakan bangsa Indonesia.

Masduki menambahkan bahwa perkembangan televisi yang telah menjadi industri tersendiri bukan sebuah pelanggaran. Di titik inilah perlu ada pengoptimalan peran-peran lembaga-lembaga kontrol, seperti KPI, Komisi I DPR RI, dan Kemenkominfo, terhadap isi tayangan atau lembaga penyiaran yang dianggap permisif terhadap pelanggaran nilai-nilai agama dan moralitas. ‎ (nn/rol)

SMK Negeri Ini Menerima Pembayaran Biaya Sekolah Dengan Sampah

Suryanews911.com , Malang --  SMKN 6 Kota Malang menerapkan berbagai macam cara untuk menerima pembayaran biaya sekolah. Salah satu cara unik diterapkan di sekolah kejuruan bidang teknologi ini siswa-siswinya dianjurkan mengumpulkan sampah untuk membayar uang sekolah tiap bulannya.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Ki Ageng Gribig Kota Malang tersebut sejak dua bulan lalu membuka bank sampah. Tujuannya adalah meringankan biaya sekolah dari hasil menjual barang-barang yang sudah tak terpakai. 

Koordinator Pengelolaan Sampah SMKN 6, Sulaiman Sulang, menuturkan peluncuran resmi bank sampah sekolah baru dilakukan sepekan lalu. “Setelah percobaan dua bulan ternyata animo siswa cukup tinggi sehingga mulai resmi diterapkan seminggu terakhir,” ujar dia, saat ditemui Republika.co.id, Selasa (4/10) di Malang.


Siswa-siswi SMKN 6 ini diminta secara suka rela untuk mengumpulkan sampah di sekolah. Sampah-sampah tersebut kemudian ditimbang dan diberi harga per kilogram menurut jenisnya. Untuk sampah botol dihargai Rp 2.500 per kilogram, kertas HVS Rp 3.500 per kilogram, dan kertas koran Rp 2 ribu per kilogram. 

Masing-masing anak yang menyetorkan sampah akan memperoleh buku catatan. Hasil penjualan sampah tiap anak akan diakumulasi di akhir bulan. Biaya sekolah sebesar Rp 175 ribu per bulan secara otomatis diambil dari saldo penjualan sampah tiap murid. 

Ide membuka bank sampah merupakan tindak lanjut dari prestasi sekolah yang sudah mengantongi predikat sekolah Adiwiyata Mandiri. Adiwiyata Mandiri merupakan penghargaan tertinggi di Tanah Air kepada sekolah yang peduli dan cinta lingkungan.

Selain itu penerapan sistem bank sampah juga didasari adanya orang tua siswa yang meminta keringanan biaya. Saat ini sebanyak 40 persen dari 2.600 siswa SMKN 6 mengajukan keringanan biaya pendidikan. Gagasan bank sampah dinilai sebagai solusi efektif meringankan beban orang tua murid.

Agar lebih teratur, setiap kelas memperoleh jadwal apabila siswa-siswanya hendak menjual sampah. Setiap Jumat, tumpukan sampah yang terkumpul diambil oleh Bank Sampah Kota Malang. Sulaiman menjelaskan sampah yang dijual ke Bank Sampah Kota Malang dihargai Rp 500 lebih mahal per kilogramnya. “Laba dari penjualan sampah kita gunakan untuk membiayai operasional bank sampah sekolah,” kata dia.
(d3)

Top