Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Ribuan Jemaah Syattariyah Rayakan Idul Adha Hari Ini

SuryaNews911.PADANG – Ribuan jamaah Tarekat Syattariyah di Sumatera Barat baru merayakan Idul Adha hari ini. Mereka melaksanakan salat id sekira pukul 08.00 WIB di sejumlah masjid pengikut Syattariyah, seperti yang dilakukan di Masjid Tajul Arifin, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Penetapan jatuhnya 10 Dzulhijjah hari ini menurut Guru Syattariyah Dasril di Masjid Tajul Arifin karena mengikuti keputusan para ulama Syattariyah yang ada di Sumatera Barat.

“Kita mengikuti ajaran Rasullullah SAW, karena beliau sudah tidak ada makanya kita mengikuti keputusan ulama. Keputusan ulama hari raya Idul Adha jatuh pada hari ini,” katanya usai salat Idul Adha, Rabu (14/9).

Penetapan hari raya Idul Adha tidak sama dengan di Arafah, Arab Saudi sebab waktu di sana selalu berbeda.

“Waktu kita di sana berbeda dengan di Indonesia, jadi kita tidak perlu sama, bisa jadi sore di sana kita di sini siang, selain itu perhitungan tanggal dan bulan makanya jatuh pada hari ini,” ujarnya.

Untuk jemaah Syattariyah di Masjid Tajul Arifin ini diikuti oleh ratusan jwmaah baik laki-laki maupun kaum perempuan. Dalam salat Idul Adha ini yang berperan sebagai imam langsung Buya Dasril dan Khatib Ali Akbar.

“Tahun ini kita menyembelih enam ekor sapi kurban, nanti akan kita bagi-bagi sama jamaah,” terangnya.

Pengikut Tarekat Syattariyah yang ada di Kota Padang mayoritas berasal dari Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman yang merantau. Sebab, asal ajaran Syattariyah ini berasal dari Padang Pariaman dan menyebar ke daerah lain yang ada di Sumatera Barat bahkan sampai di luar wilayah Sumbar. (rys/okzn)

Limbah Plastik Daging Kurban Diminta tak Cemari Lingkungan



SuryaNews911.BANDUNG – Kepada yang melaksanakan ibadah qurban, diminta agar tidak banyak menghasilkan limbah. Terutama, limbah plastikdisarankan agar warga mengefisiensikan penggunaan kantong plastik sebagai pembungkus daging kurban. Hal ini dikatakan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Senin (12/9).



Ridwan Kamil menyerahkan 17 sapi dan 50 kambing kepada keluarga yang meminta bantuan. Tahun ini, Ridwan bersama keluarga melaksanakan qurban di RT 6 RW 12 Kelurahan Babakan Sari Kota Bandung.


"Biasanya di beberapa tempat sudah dilakukan limbahnya memang dikubur," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil.
 
Intinya Emil meminta agar dilakukan sebuah upaya pembuangan yang tidak mencemari lingkungan. Jadi, tidak mencemari gorong-gorong ke sungai. "Hari ini limbah harus dibuang," katanya.



Selain itu, Emil pun berharap, ibadah kurban ini mendapatkan hikmah yang menjadikan individu semakin baik. (nn/rol)

Presiden Jokowi: Makna Idul Adha Paling Utama adalah Berkurban dan Menebar Manfaat



SuryaNews911.SERANG – Makna Idul Adha yang paling utama adalah berkurban dan menebar manfaat di lingkungan sekitar. Hal ini dikatakan Presiden Joko Widodo usai Salat Idul Adha di Masjid Agung At-Tsauroh, Serang, Banten, Senin (12/9/2016).

Presiden Joko Widodo merayakan Hari Raya Idul Adha di Serang, Banten. Ada sejumlah hewan kurban yang diberikan kepada warga Banten, salah satunya seekor sapi jenis limousin seberat 950 kilogram yang diserahkan usai Salat Idul Adha di Masjid Agung At-Tsauroh, Serang.

"Sekali lagi menjadi pengingat kita semua dalam hidup kita bahwa spirit berkorban sangat diperlukan, entah berkorban untuk masyarakat, berkorban untuk keluarga, berkorban untuk lingkungannya. Jangan hanya maunya pengen kaya sendiri, pengen menang sendiri atau terhadap lingkungan terhadap tetangga," kata Jokowi.

Presiden juga mengatakan bahwa  Idul Adha juga bisa dimaknai agar masyarakat lebih giat bergotong-royong, bekerja untuk kehidupan yang lebih baik.

Seperti slogan yang diusung dalam lima tahun kepemimpinannya, Jokowi juga mengartikan Hari Raya Kurban sebagai momentum melecut kinerja baik di pemerintahan maupun di lingkungan masyarakat secara umum.

"Hari raya ini menjadikan inspirasi kita bahwa kita harus bekerja keras untuk negara, warga, bekerja keras untuk kotanya, kabupatennya, bekerja keras untuk lingkungannya. Dengan kerja keras itulah saya kira kita akan memenangkan persaingan, kompetisi yang sekarang semakin hari semakin sengit," tukas Jokowi. (nn/okezon)

Para Tahanan KPK Boleh Dijenguk Keluarga di Hari Raya Idul Adha



SuryaNews911.JAKARTA – Di hari raya Idul Adha 1437 Hijriah ini, para tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan keluarga. Hal ini dikatakan Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, dengan singkat, Senin (12/9/2016).

Yuyuk mengatakan bahwa pihaknya memberikan kesempatan kepada para pengunjung atau keluarga yang ingin bertemu narapidana akan diberi waktu dua jam.

"Kunjungan keluarga besok (hari ini) jam 10.00-12.00 WIB," kata Yuyuk .

Seperti halnya pada Lebaran sebelumnya, para keluarga juga diperbolehkan membawa barang kunjungan bagi para tahanan.

Ia menjelaskan, selain kesempatan bertemu keluarga, para tahanan muslim lembaga antikorupsi juga diberi kesempatan untuk melaksanakan Salat Idul Adha bersama.

Pada salat Idul Adha ini dibagi menjadi dua tempat, yaitu tahanan narapidana perempuan dengan tahanan narapidana laki-laki.

Tahanan laki-laki dijadwalkan salat di Rumah Tahanan Guntur di Markas Polisi Militer Komando Daerah Militer Jaya, Jakarta Selatan. Tahanan perempuan salat berjemaah di Rumah Tahanan Kelas IIA Jakarta Timur yang dikenal sebagai Rutan Pondok Bambu. (nn/okezon)

Jelang Libur Idul Adha Korlantas Polri Kerahkan Semua Angota

SuryaNews911.Jakarta -- Kepolisian RI Irjen Agung Budi Maryoto memimpin langsung apel gelar pasukan libur panjang dan Idul Adha 1437 H di gedung NTMC Polri, Dalam rangkaian tindak pengamanan jalannya arus mudik dan balik Idul Adha, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas)  Kepolisian akan mengerahkan semua personelnya agar kegiatan libur panjang dapat berjalan aman dan lancar.


Dalam apel siaga ini, pengarahan diberikan kepada semua personel polisi lalu lintas (Polantas). Koordinasi antarpihak terkait juga dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan volume kendaraan yang dapat terjadi di jalur mudik.


“Pengamanan tidak saja dilakukan saat arus mudik dan balik saja. Tapi juga dimulai dari pengamanan perayaan malam takbir di jalan-jalan, hingga pengamanan pada berbagai tempat wisata dan tempat perbelanjaan yang menjadi titik kumpul masyarakat,” kata Agung, menegaskan.


Kakorlantas juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan mudik agar memastikan kesiapan kendaraan dan kondisi kesehatan. Dalam momen kali ini juga kewaspadaan harus ditingkatkan dengan patroli mobilisasi yang dilakukan selama mudik libur 3 hari. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.


Sebagai langkah antisipatif, Kakorlantas telah memastikan dan mengidentifikasi titik-titik rawan kemacetan di jalur Pantura yang dilintasi arus mudik dan balik. Jalan tol dalam kota dan Jalan Tol Cikampek KM 10 menjadi fokus perhatian karena pertemuan tiga arus. Selain itu, jalur yang berpotensi macet ialah rest area KM 19 Jalan Tol Cikampek.


Selanjutnya, pintu keluar Jalan Tol Brebes Timur (Brexit) tak luput menjadi perhatian utama jajaran Korlantas Polri untuk mengantisipasi kemacetan. Korlantas Polri sudah menyiapkan beberapa strategi khusus untuk mengantisipasi kemacetan arus mudik dan arus balik, khususnya di pintu keluar Brebes Timur.(ys/tmpo)

Pemerintah Kota Banda Aceh Beri PNS Tambahan Tiga Hari Libur Idul Adha



SuryaNews911.BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh memutuskan memberi tambahan libur lebaran Idul Adha 1437 Hijriah hingga tiga hari. Namun seluruh PNS, pegawai kontrak dan honorer diharuskan tetap masuk selama tiga pekan berturut-turut pada hari Sabtu.  Hal ini dikatakan Pelaksana harian Kabad Humas Setda Kota Banda Aceh, Mahdi Andela, Sabtu (10/9/2016).

Aturan itu merupakan kebijakan Wali Kota Banda Aceh yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 061.2/1904, sebagai pertimbangan Hari Tasyrik.

"Hari Raya Idul Adha jatuh pada Hari Senin 12 September, tambahan libur diberikan tiga hari, yakni tanggal 13, 14 dan 15 September," kata Mahdi dalam keterangan tertulisnya.

Mahdi menjelaskan bahwa untuk mengganti tiga hari libur tersebut, pemerintah setempat sudah mengatur bagi PNS, pegawai kontrak maupun honorer yang mendapatkan libur panjang itu harus mengganti dengan tetap masuk pada tiga hari Hari Sabtu. Masing-masing mulai 17, 24 September dan 1 Oktober.

"Surat Edaran tersebut juga diatur, unit atau satuan kerja organisasi yang berfungsi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat dan mencakup kepentingan masyarakat luas seperti RSUD Meuraxa, Puskesmas, KPPTSP, Disdukcapil, DPKAD, BPBD dan PDAM agar mengatur penugasan," jelasnya.

Mahdi menegaskan, bagi pegawai yang tidak masuk kantor pada tanggal 17, 24 September dan 1 Oktober tanpa alasan yang jelas, akan dikenakan sanksi disiplin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (nn/okezon)

KLHK Imbau Daging Kurban Dibungkus Daun untuk Kurangi Sampah Plastik



SuryaNews911.JAKARTA -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan kantong kresek dalam membungkus daging kurban. Hal itu dilakukan untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Hal ini dikatakan Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun dalam surat edaran yang diterima Republika.co.id, Jumat (9/9).


"Kepada masyarakat diimbau membawa tempat atau wadah sendiri dari rumah masing-masig untuk mengambil daging kurban," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa banyak alternatif pembungkus daging yang bisa digunakan selain kantong kresek karena sulit terurai. Panitia kurban dapat menggunakan kantong kertas, karton atau daun pisang untuk membungkus daging kurban.


Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), kantong plastik kresek berwarna terutama hitam kebanyakan merupakan produk daur ulang. Dalam proses daur ulang tersebut tidak diketahui riwayat penggunaan sebelumnya apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan atau manusia dan lain sebagainya. (nn/rol)


Top