Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Penggunaan Dana Haji Harus Sesuai Prinsip Syariah


SuryaNews911.JAKARTA --  Penggunaan dana haji harus sesuai prinsip syariah. Uang jamaah haji milik masyarakat, sudah pasti harus ada akad wakalah kalau mau digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Hal ini dikatakan Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof Dr KH Hasanuddin AF MA.

KH Hasanuddin menjelaskan, masyarakat Muslim yang sudah menyetorkan dana haji harus mewakilkan kepada pemerintah untuk dikelola secara syariah. Maka kalau dananya disimpan di bank, banknya harus syariah. Kalau di lembaga lain juga harus yang sifatnya syariah.

"Banyak hal yang harus dikaji, dananya punya siap, pengelolanya seperti apa, akan digunakan ke infrastruktur akadnya apa, banyak hal yang mesti di bahas," jelasnya.

Infrastruktur yang akan didanai mengunakan dana haji juga jangan sembarangan. Harus infrastruktur yang tidak menyalahi syariah. Intinya, menurut dia, belum ada keputusan final di MUI terkait penggunaan dana haji untuk infrastruktur.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menilai dana haji bisa saja digunakan untuk membiayai pembangunan proyek infrastruktur di tanah air. Total setoran dana haji ke Kemenag saat ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp 70 triliun. Dana tersebut dapat digunakan untuk proyek infrastruktur baik secara langsung maupun tidak langsung. (nn/rol)



Dua Orang Jamaah Haji Asal Padang Meninggal di Tanah Suci

SuryaNews911.PADANG - Jamaah Haji Kloter IX Debarkasi Padang sudah mendarat ke tanah air. Namun,  jumlah tersebut berkurang dua orang. Saat berangkat ada 450 orang dan saat pulang tinggal 448 orang. Hal ini dikatakan Kasubag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Sumatera Barat, Irwan, Jumat (30/9/2016).
“Pada kloter ini ada dua orang yang meninggal dunia, keduanya meninggal di Tanah Suci, bernama Suhaimi Jamain Abdul Gafur (61) meninggal pada 6 September 2016, kemudian Jasmiar Jakfar Kodim (71) wafat pada 18 September 2016 di Makkah keduanya berasal dari Kota Payakumbuh, jadi yang datang tinggal 448 orang,”ujarnya.

Ia mengatakan, jamaah haji yang pulang pada Kloter IX Debarkasi Padang ini berasal dari tiga daerah, Kota Padang, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payahkumbuh.

“Dengan kepulangan Kloter IX ke tanah air ini total seluruhnya yang sudah kembali itu sebanyak 4.058 orang mulai dari Kloter I sampai IX,” ujat Irwan.

Sementara itu, ada beberapa jamaah haji yang terpaksa di larikan ke RSUP M. Djamil Padang dengan memakai ambulans lantaran sakit setiba di Padang.

“Tadi pesawat mendarat pada pukul 05.38 WIB kondisi cuaca hujan, petugas yang sudah menunggu membawa jamaah langsung ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatannya, bagi keluarga yang sudah menunggu langsung ke rumah sakit,” ujarnya. (nn/okezon)

Kembali ke Tanah Air Setelah Menunaikan Ibadah Haji, Wako Mahyeldi Disambut Jajaran

SuryaNews911.Padang-Setelah menunaikan ibadah haji, Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt. Marajo beserta istri Ny. Hj. Harneli Bahar kembali ke tanah air . Dengan menggunakan penerbangan Garuda, Wako mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sekira pukul 11.20 WIB.

Sementara itu, Plt. Sekda Vidal Triza dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta keluarga turut menyambut kedatangan pimpinan Kota Padang tersebut. Terlihat suasana haru ketika walikota dan istri disambut hangat di terminal kedatangan bandara.

"Alhamdulillah, kami kembali dengan selamat ke Tanah Air dan selama di tanah suci sehat-sehat saja, " ujar walikota sesaat setelah berada di lobi terminal. (nn/padangtime)

Hari Ini, Sebanyak 5.250 Jamaah Haji Diterbangkan ke Tanah Air



SuryaNews911.MAKKAH – Kasi Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Eko Dwi Irianto mengatakan bahwa Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja Makkah kembali memulangan jamaah haji dari Tanah Suci menuju Tanah Air.

Sepanjang Minggu (18/9/2016), ada 13 kloter yang akan diberangkatkan, dengan total jamaah sekira 5.250 orang.

Adapun data ke-13 kloter yang akan pulang ke Tanah Air adalah:

1. SUB 002, estimasi jumlah jamaah 448 orang, akan terbang dengan Saudia Airlines SV 5630 pukul 00.50 WAS dan diperkirakan tiba di Surabaya pukul 15.20 WIB;                                                                       
2. SOC 001, estimasi jumlah jamaah 354 orang, akan terbang dengan Garuda Indonesia GA 6701 pukul 02.30 WAS dan diperkirakan tiba di Surakarta pukul 19.15 WIB;

3. BDJ 002, estimasi jumlah jamaah 295 orang, akan terbang dengan Saudia Airlines SV 5902 pukul 04.20 WAS dan diperkirakan tiba di Banjarmasin pukul 19.30 WITA;

4. PLM 001, estimasi jumlah jamaah 449 orang, akan terbang dengan Saudia Airlines SV 5700 pukul 05.05 WAS dan diperkirakan tiba di Palembang pukul 18.45 WIB;

5. BTH 002, estimasi jumlah jamaah 447 orang, akan terbang dengan Saudia Airlines SV 5710 pukul 05.30 WAS dan diperkirakan tiba di Batam pukul 18.30 WIB;

6. SOC 002, estimasi jumlah jamaah 351 orang, akan terbang dengan Garuda Indonesia GA 6601 pukul 07.10 waktu Arab Saudi (WAS) dan diperkirakan tiba di Surakarta pukul 23.15 WIB;

7. JKS 002, estimasi jumlah jemaah 442 orang, akan terbang dengan Saudia Airlines SV 5706 pukul 08.00 WAS dan diperkirakan tiba di Jakarta pukul 22.10 WIB;

8. BPN 001, estimasi jumlah jemaah 353 orang, akan terbang dengan Garuda Indonesia GA 4201 pukul 10.30 WAS dan diperkirakan tiba di Balikpapan hari Senin (19/09) pukul 04.45 WITA;

9. JKG 003, estimasi jumlah jemaah 392 orang, akan terbang dengan Garuda Indonesia GA 7562 pukul 13.50 WAS dan diperkirakan tiba di Jakarta hari Senin (19/09) pukul 03.50 WIB;

10. MES 002, estimasi jumlah jemaah 384 orang, akan terbang dengan Garuda Indonesia GA 3202 pukul 16.20 WAS dan diperkirakan tiba di Medan hari Senin (19/09) pukul 05.05 WIB;

11. JKS 003, estimasi jumlah jemaah 444 orang, akan terbang dengan Saudia Airlines SV 5702 pukul 17.00 WAS dan diperkirakan tiba di Jakarta hari Senin (19/09) pukul 07.10 WIB;

12. PDG 002, estimasi jumlah jemaah 452 orang, akan terbang dengan Garuda Indonesia GA 3402 pukul 18.30 WAS dan diperkirakan tiba di Padang hari Senin (19/09) pukul 07.35 WIB; dan

13. SUB 003, estimasi jumlah jemaah 442 orang, akan terbang dengan Saudia Airlines SV 5730 pukul 21.00 WAS dan diperkirakan tiba di Surabaya hari Senin (19/09) pukul 11.30 WIB. (nn/okezon)









Berikut Daftar Terbaru Jamaah Haji Indonesia yang Meninggal


Suryanews911.com , Mekkah -- Sejumlah anggota jamaah haji Indonesia yang meninggal dalam pelaksanaan haji tahun 2016 hingga Kamis pukul 07.00 waktu Arab Saudi sebanyak 139 orang.

Data Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan, 17 anggota jamaah haji Indonesia dilaporkan meninggal dalam tiga hari terakhir. Tambahan 17 jamaah yang wafat berasal dari embarkasi Makassar (UPG/ dua orang), Jakarta - Bekasi (JKS/ lima orang), Surabaya (SUB/ empat orang), haji khusus (tiga orang), Medan (MES), Jakarta Pondok Gede (JKG), dan Solo (SOC).

Berikut ini daftar lengkap 139 jamaah yang meninggal di Tanah Suci tahun 2016:
1.       Senen bin Dono Medjo (79). Embarkasi Surabaya (SUB) Kloter 007.
2.       Siti Nurhayati binti Muhammad Saib (68). Embarkasi Aceh (BTJ) Kloter 002.
3.       Martina binti Sabri Hasan (47). Embarkasi Batam (BTH) Kloter 006.
4.       Khadijah Nur binti Imam Nurdin (66). Embarkasi Aceh (BTJ) Kloter 004.
5.       Dijem Djoyo Kromo (53). Perempuan. Embarkasi Solo (SOC) Kloter 018.
6.       Sarjono Bin Muhammad (60). Laki-laki. Embarkasi Batam (BTH) Kloter 006.
7.       Oom Eli Asik (66). Perempuan. Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) Kloter 003.
8.       Nazar Bakhtiar bin Batiar (82). Embarkasi Padang (PDG) Kloter 001.
9.       Juani bin Mubin Ben (61). Embarkasi Aceh (BTJ) Kloter 006.
10.   Asma binti Mian (78). Embarkasi Padang (PDG) Kloter 001.

11.   Tasniah binti Durakim Datem (73). Embarkasi Padang (PDG) Kloter 003.
12.   Jamaludin bin Badri Kar (58). Embarkasi Palembang (PLM) Kloter 005.
13.   Abdullah bin Umar Gamyah (68). Embarkasi Aceh (BTJ) Kloter 001.
14.   Rubiyah binti Mukiyat Muntari (71). Embarkasi Surabaya (SUB) Kloter 020.
15.   Muhammad Tahir bin Abdul Razak (68). Embarkasi Batam (BTH) Kloter 011.
16.   Siti Maryam binti Ismail (60). Embarkasi Solo (SOC) Kloter 001.
17.   Misnawar bin Kasimo Kamujo (76). Embakarsi Surabaya (SUB) Kloter 015
18.   Din Azhari Nurina bin Sadid (73). Embarkasi Padang (PDG) Kloter 005.
19.   Noorsi Fatimah binti M Saleh Mardiwiyono (60). Embarkasi Balikpapan (BPN) Kloter 009.
20.   Muhammad Nasir bin Abdul Hamid (64). Embarkasi Batam (BTH) Kloter 010.


21.   Manih binti Siyan Muhammad (71). Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) Kloter 006.
22.   Joko Pramono bin H Ali Pramono (41). Embarkasi Surabaya (SUB) Kloter 26.
23.   Wahono Wilik bin Walijo Kartodimejo (65). Embarkasi Batam (BTH) kloter 002.
24.   Udju Sumiati binti Marhati (62). Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS) Kloter 038.
25.   Siti Fatonah Binti Supangat Kasmungin (68). Embarkasi Surabaya (SUB) Kloter 028.
26.   Imam Rifai bin Ngali (60). Embarkasi Palembang (PLM) Kloter 005.
27.   Suhaimi bin kadir Abdillah (62). Embarkasi Medan (MES) Kloter 005.
28.   Siti Maskanah binti Djumri (66). Embarkasi Banjarmasin (BDJ) Kloter 013.
29.   Zainabon binti Umar Muhammad (71). Embarkasi Aceh (BTJ) Kloter 008.
30.   Awaludin bin Abu Sahar Tanjung (58). Embarkasi Medan (MES) Kloter 011.

31.   Kadiran bin Molyadi Sokaryo (71). Embarkasi Surabaya (SUB) Kloter 022.
32.   Yudha Arifin bin Kasah (55). Jamaah haji khusus.
33.   Abdul Hamid bin Lapewa Palewa (53). Jamaah haji khusus.
34.   Roman bin H. Maeji Suhaedi (58). Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) kloter 020.
35.   Mochamad Subarjah bin Sumawinata R (64). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 048.
36.   Taggi bin Haseng Maggu (57). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 048
37.   Saifuddin bin Buchori Abdullah (64). Embarkasi Solo (SOC) kloter 003.
38.   Semi Parsinah binti Wamu Adam (65). Embarkasi Aceh (BTJ) loter 002.
39.   Siti Maryam binti Haram (79). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 020.
40.   Aceng bin Nuroddin Hasyim (58). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 018.

41.   Adisman Rasidin Salin bin St. Salam (63). Jamaah haji khusus.
42.   Warniti binti Samadi Rimin (67). Embarkasi Solo (SOC) kloter 051.
43.   Sukardi As Haryanto bin Abu Bakar (78). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 009.
44.   Rukiyah bt Muhammad Arif Pane (62). Embarkasi Medan (MES) kloter 011.
45.   Sumin Adinoto bn Suto Karso (73). Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) kloter 028.
46.   Zahadi bin Muhayadin Asir (58). Embarkasi Palembang (PLM) kloter 007.
47.   Imo binti Ahmad Umar (73). Embarkasi Lombok (LOP) kloter 006.
48.   Carwit binti Karjani Sarip (51). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 037.
49.   Mukijan bin Sodimejoh Muhammad (62). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 032.
50.   Siti Sarah binti Abdul Kapi (53). Embarkasi Banjarmasin (BDJ) kloter 014.

51.   Abdul Sani bin H Hayani (59). Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) kloter 026.
52.   Emuh Sutrisna Atmadja bin Wardi (79). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 008.
53.   Ali bin Lapantje Lakoro (77). Embarkasi Balikpapan (BPN) kloter 011.
54.   Cholik bin Aguscik Usman (65). Embarkasi Palembang (PLM) kloter 005, B3343307.
55.   Marfuah Amina Toyib binti Mustofa (76). Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS) kloter 34.
56.   Nipi binti Mad Ambri Mungkar (69). Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS) kloter 34.
57.   Hawang binti Bungku Ilham (59). Embarkasi Balikpapan (BPN) kloter 007.
58.   Boniatun binti Dulkahir Kartak (60). Embarkasi Batam (BTH) kloter 17.
59.   Hariri bin Mustafa M. Soleh (73). Embarkasi Jakarta - Pondok Gede (JKG) kloter 37.
60.   Dain Nariya bin Satimin (69). Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS) kloter 29.

61.   Rosid bin Kamadi Rani (63). Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS) kloter 061.
62.   Muhammad Arifin bin Ambo Angka (58). Jamaah haji khusus
63.   Zuri Mukanan bin Muhrin Kasrih (66). Jamaah haji khusus
64.   Wawan Barnawi K bin Casmita (62). Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS) kloter 036.
65.   Sikan bin Bait Sabut (59). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 005.
66.   Nana Supena bin Uba R (64). Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) kloter 010.
67.   Budiyanto bin Lihan Suliman (57). Embarkasi kloter Surabaya (SUB) kloter 026.
68.   Suhaimi bin Jamain Abdul Gafur (62). Embarkasi Padang (PDG) kloter 009.
69.   Agus Slamet Riyadi bin Cokrowasito (62). Jamaah haji khusus.
70.   Munawwaroh binti Muslih Simin (66). Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) kloter 020.

71.   Darmuya bin Jabar Bila (79). Embarkasi Padang kloter 011.
72.   Sofyan Soleh Jamhari binti H.M Sohe (74). Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) kloter 007.
73.   Sumi binti Sahrul Towasi (80). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 003.
74.   Nur Wachid bin Abdul Majid Samsul (68). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 025.
75.   Sahriye binti Sulaiman Kaima (71). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 017.
76.   Sulkan bin Satiman Lasijah (57). Embarkasi Solo (SOC) kloter 063.
77.   Sariyana Ganing P binti Laganing (73). Jemaah haji khusus.
78.   Djunaide bin Masse Bandu (71). Jamaah haji khusus.
79.   Sawi bin Saidin Armidin (73). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 017.
80.   Jamhari bin Arip Ardiah (83). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 021.

81.   Endah Wirdah binti Sukemi Harja. Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 038.
82.   Mariyah Komar binti Umar Martawidjaja. Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) kloter 031.
83.   Aen Harmaen bin Suhandi Suhatma (66). Jamaah haji khusus.
84.   Ripah binti Ardja Semita (67). Embarkasi Solo (SOC) kloter 056.
85.   Sumitro bin Chambali Moh. Sidik (80). Embarkasi Solo (SOC) kloter 036.
86.   Nur Pudjimas Saleh bin Muhammad Nur (70). Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) kloter 027.
87.   Rasta Wangsa Mihardja bin P Sayan (80). Embarkasi Solo (SOC) kloter 053.
88.   Namin bin Artamin Senang (79). Embarkasi Banjarmasin (BDJ) kloter 013.
89.   Badrijanto bin Darmodipuro Kartowijoto (71). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 008.
90.   Sanipah binti Kawi Soleh (76). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 030.

91.   Sarah binti Marjuki Sere (84). Embarkasi Jakarta Pondok (JKG) kloter 033.
92.   Sukro bin Gimin Sali (71). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 039.
93.   Sangkut bin Yasin Saguk (60). Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) kloter 023.
94.   Sutadji bin Taredjo Sabar (85). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 034.
95.   Roemijatoen binti Mariso Kromorejo (69). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 028.
96.   Djumirah binti Karto Temon (82). Embarkasi Solo (SOC) kloter 024.
97.   Dimanto bin Sono Dikromo (72). Embarkasi Medan (MES) kloter 017.
98.   Mani binti Mamak Isma (49). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 016.
99.   Jukih binti Tiyul Kemat (72) Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 029.
100.                        Moh. Choliq Atmowisastro bin Hanafi (71). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 057.

101.                        Kadi bin Sanggem Suro (63). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 046.
102.                        Ramly Sudirman bin Marsudin Mile (60). Embarkasi Makassar (UPG) kloter 022.
103.                        Huriah binti Abdul Rasyid (62). Embarkasi Lombok (LOP) kloter 002.
104.                        Robiah binti Ahmad Dirsad (74). Embarkasi Solo (SOC) kloter 059.
105.                        Mansur bin Mahtar Mutholib (63). Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) kloter 026.
106.                        Buchari bin Abu Bakar Soleh (80). Embarkas Surabaya (SUB) kloter 009.
107.                        Moch. Busro bin Achmad Zawawi (50). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 021.
108.                        Sumila binti Atemo Pawiro (64). Embarkasi Solo (SOC) kloter 060.
109.                        Hasyim bin Idi Asyari (60). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 042.
110.                        Halimah binti Sulaiman Hasibuan (58). Embarkasi Medan (MES) kloter 002.

111.                        Nisih binti Sumitro Kurdi (71). Embarkasi Solo (SOC) kloter 005.
112.                        Syaipul bin Yusuf (66). Embarkasi Padang (PDG) kloter 002.
113.                        Ramli bin Abdul Aziz Banta (67). Embarkasi Aceh (BTJ) kloter 007.
114.                        Asjhari bin Syafii Karim (82). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 027.
115.                        Anih binti Abas Adromi (46). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 047.
116.                        Musbitun binti Resodiharjo (71). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 025.
117.                        Shahabuddin bin Abuya H Mansur. Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 060.
118.                        Hozain Effendi bin Wahab Yasim (72). Embarkasi Palembang (PLM) kloter 009.
119.                        Kartini Winangsih binti Eben (71). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 025.
120.                        Siti binti Muhammad Raiman Burjek (79). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 052.

121.                        Suparmono bin Wiria Sastra (64). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 063.
122.                        Siti Ropiah binti Watas Karsiman (86). Embarkasi Solo (SOC) kloter 052.
123.                        Hadi Mulyanto bin Atemo (58). Jamaah haji khusus.
124.                        Shinta Luneira binti Lukman Ibrahim (43). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 067.
125.                        Nursaida binti Juaro Harahap (42). Embarkasi Medan (MES) kloter 001.
126.                        Siti Hasniah binti Basirong (62). Embarkasi Makassar (UPG) kloter 011.
127.                        Miun bin Naran Sanim (56). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 016.
128.                        Dahlan bin Kasma Aslim (69). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 005.
129.                        Rahmah binti Imam Pardi (69). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 022.
130.                        Sudarsih binti Mulyo Taruno (57). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 020.

131.                        Sudiyono bin Walijo Wongsodikromo (61). Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) kloter 008.
132.                        Taharudin bin Sahed Ahmad (59). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 001.
133.                        Bahtiar bin Anwar Buttu (56). Embarkasi Makassar (UPG) kloter 005.
134.                        Sukasmi binti Somo Wigeno (71). Embarkasi Solo (SOC) kloter 035.
135.                        Sidek bin Mappiase Paddai (66). Jamaah haji khusus
136.                        Mudjiran bin Samingun Karyadi (76). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 023.
137.                        Jaya bin Sanadi Masiyan (68). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 044.
138.                        Empat Suparti binti Saleh (64). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 058.

139.                        Asih binti Hamdi H. Husin (63). Jamaah haji khusus.

Penyakit Apa Saja Yang Dapat Ditimbulkan Oleh Terlalu Banyak Bermain Gadget? Berikut Penjelasannya.

Suryanews911.com ,Info Sehat -- Dunia Gadget telah merasuki kehidupan masyarakat modern tanpa mengenal usia. Mulai dari anak hingga dewasa, semua asyik bermain gadget. Gadget telah membantu pekerjaan, mempermudah kehidupan, dan bermanfaat sebagai sarana hiburan pengusir bosan.

Tidak lengkap rasanya jika bepergian ke luar rumah tanpa menenteng gadget. Bahkan, sebagian besar orang lebih memilih lupa membawa dompet ketimbang lupa membawa telepon seluler.

Namun ternyata, Anda itu berpotensi menimbulkan serangkaian penyakit pada tubuh. Hal tersebut dapat terjadi apabila Anda terlalu banyak main gadget, baik untuk chatting maupun bermain games.

Penyakit apa saja yang dapat ditimbulkan oleh terlalu banyak bermain gadget? 


Computer Vision Syndrome
Ketika Anda terlalu asyik chatting atau bermain games di layar gadget, umumnya mata akan menatap ke layar tersebut tanpa berkedip setelah sekian lama. Mata yang diforsir untuk bekerja keras dapat mengalami kelelahan dan berpotensi mengalami computer vision syndrome. Penyakit yang popular denagn sebutan ‘mata lelah’ ini menimbulkan gejala mata pegal, merah, pandangan kabur, serta pandangan ganda. Anda juga dapat mengalami gejala mual muntah serta sakit kepala dan tengkuk.

Untuk mengatasinya, pastikan Anda menggunakan gadget di tempat yang memiliki penerangan yang cukup, menggunakan ukuran kacamata atau lensa kontak yang sesuai (jika Anda berkacamata), duduk dengan postur yang baik, serta menjaga jarak pandang ke gadget kurang lebih tiga puluh cm. Istirahatkan mata selama dua puluh detik setiap kali telah melihat layar gadget selama dua puluh menit.

Jempol BlackBerry / Tendinitis de Quervain

Terlalu banyak menggunakan jempol Anda, terutama untuk chatting, berpotensi menyebabkan peradangan pada urat atau tendon ibu jari. Peradangan pada tendon ibu jari disebut juga ‘jempol BlackBerry’ atau tendinitis de Quervain.

Gejala yang Anda rasakan apabila terkena penyakit ini antara lain adalah nyeri dan bengkak pada ibu jari, nyeri dan kesulitan jika menggerakkan ibu jari, memegang benda, atau mengepalkan tangan. Apabila kelainan ini tidak diterapi segera, gejala tersebut dapat menyebar hingga ke tangan dan pergelangan tangan.

Segera hentikan –minimal kurangi– aktivitas si ibu jari di atas tuts atau layar gadget jika Anda mulai merasakan gejalanya. Mengistirahatkan tangan dan mengompres tangan dengan es batu dapat meredakan gejala penyakit ‘jempol Blackberry’ apabila masih dalam tahap ringan. Jika sudah dalam tahap sedang-berat, Anda membutuhkan pengobatan dari dokter. Penyakit yang sudah berat terkadang memerlukan bantuan operasi untuk mengatasinya.

Untuk menghindari penyakit akibat bermain gadget seperti di atas, menahan diri dan membatasi waktu Anda bermain gadget merupakan pencegahan yang terbaik.
(d3/ klikdonkter)

Ribuan Jemaah Syattariyah Rayakan Idul Adha Hari Ini

SuryaNews911.PADANG – Ribuan jamaah Tarekat Syattariyah di Sumatera Barat baru merayakan Idul Adha hari ini. Mereka melaksanakan salat id sekira pukul 08.00 WIB di sejumlah masjid pengikut Syattariyah, seperti yang dilakukan di Masjid Tajul Arifin, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Penetapan jatuhnya 10 Dzulhijjah hari ini menurut Guru Syattariyah Dasril di Masjid Tajul Arifin karena mengikuti keputusan para ulama Syattariyah yang ada di Sumatera Barat.

“Kita mengikuti ajaran Rasullullah SAW, karena beliau sudah tidak ada makanya kita mengikuti keputusan ulama. Keputusan ulama hari raya Idul Adha jatuh pada hari ini,” katanya usai salat Idul Adha, Rabu (14/9).

Penetapan hari raya Idul Adha tidak sama dengan di Arafah, Arab Saudi sebab waktu di sana selalu berbeda.

“Waktu kita di sana berbeda dengan di Indonesia, jadi kita tidak perlu sama, bisa jadi sore di sana kita di sini siang, selain itu perhitungan tanggal dan bulan makanya jatuh pada hari ini,” ujarnya.

Untuk jemaah Syattariyah di Masjid Tajul Arifin ini diikuti oleh ratusan jwmaah baik laki-laki maupun kaum perempuan. Dalam salat Idul Adha ini yang berperan sebagai imam langsung Buya Dasril dan Khatib Ali Akbar.

“Tahun ini kita menyembelih enam ekor sapi kurban, nanti akan kita bagi-bagi sama jamaah,” terangnya.

Pengikut Tarekat Syattariyah yang ada di Kota Padang mayoritas berasal dari Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman yang merantau. Sebab, asal ajaran Syattariyah ini berasal dari Padang Pariaman dan menyebar ke daerah lain yang ada di Sumatera Barat bahkan sampai di luar wilayah Sumbar. (rys/okzn)

Banyak Jamaah Tumbang Penasaran Ingin Lempar Jumrah

SuryaNews911. MAKKAH - Banyak jamaah haji Indonesia yang berjatuhan akibat kelelahan atau mengalami keram usai melakukan lempar jumrah aqabah pada Senin (12/9). Kasatops Armina, Jaetul Muchlis mengatakan, hal tersebut lebih karena faktor penasaran jamaah dalam melempar jumrah.

"Sesuai prediksi kita, hari pertama lempar jumrah memang rawan. Banyak jamaah yang ingin mencoba melempar jumrah karena mungkin pengalaman sekali seumur hidup," kata Jaetul, di Syisyah, Makkah, Selasa (13/9).

Jaetul mengatakan, rasa ingin tahu jamaah dalam melempar jumrah itu memang sesuatu yang bisa dimaklumi. Tapi, persoalannya adalah kondisi stamina jamaah belum sepenuhnya pulih.

Setelah melakukan prosesi wukuf di Arafah pada Ahad (11/9), jamaah selepas maghrib langsung menuju Muzdalifah untuk mabit sekaligus mencari kerikil untuk lempar jumrah. Pada tengah malam atau Senin (12/9) dinihari, jamaah yang belum sempat istirahat itu langsung bergerak ke Mina.

Pada Senin (12/9) pukul 07.00 waktu Saudi, seluruh jamaah sudah berada di Mina. Beberapa jamaah yang masih dalam kondisi kelelahan tetap memilih langsung meneruskan prosesi ibadah haji dengan melempar jumrah pada siang harinya.

"Mereka penasaran ingin mencoba melontar jumrah. Tapi sayangnya, mereka mencobanya di hari pertama ketika puncak kepadatan terjadi. Mereka melempar pada siang hari pasca melakukan prosesi Arafah-Muzdalifah yang melelahkan. Jadi kondisi fisik sudah menurun, di situlah mereka banyak yang tumbang," ujarnya.

Jaetul mengatakan, jamaah yang bertumbangan itu rata-rata jamaah risti. Dalam pantauan Republika pada hari pertama lempar jumrah, ada sekitar sepuluh jamaah yang keletihan dan terpaksa duduk di sepanjang jalan Terowongan Muaisim. Banyak juga jamaah yang mengalami keram kaki sehingga harus duduk istirahat sebelum melanjutkan jalan dengan kondisi kaki terseok-seok.

Dikatakan Jaetul, jamaah risti sebaiknya tidak melakukan lempar jumrah pada Selasa (13/9) ini. Selain karena sudah hilang rasa penasarannya untuk melempar jumrah, kondisi jamaah risti juga menjadi pertimbangan.

"Jamaah risti sebaiknya istirahat di tenda, biarkan teman-teman di rombongannya yang mewakili melontar jumrah. Jangan jemput risiko sekecil apa pun bagi mereka," katanya.

Jaetul pun memprediksikan eskalasi kepadatan jamaah sudah menurun pada Selasa (13/9). Karena, beberapa jamaah risti kemungkinan memilih tetap berada di tenda setelah sudah merasakan perjuangannya menuju Jamarat pada Senin (12/9).
(na/rol)

Sekitar 100 Jemaah Haji Indonesia Wafat Di Saudi, 6 Asal Sumbar


Suryanews911.com, Makkah -- Jutaan jemaah haji dunia, termasuk lebih dari 150ribu jemaah haji Indonesia telah selesai menyelesaikan prosesi puncak haji, wukuf di Arafah. Seteleh menginap (mabit) di Muzdalifah, Senin (12/09) hari ini, jemaah haji sudah berada di Mina untuk mabit di sana sampai dengan 14 September bagi yang mengambil nafar awal dan 15 September untuk yang nafar tsani.

Sampai dengan sehari pasca Arafah, tercatat total 100 jemaah haji Indonesia yang wafat di Saudi. Data Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan, hari ini pukul 07.00 waktu Arab Saudi mencatat, delapan orang di antaranya, meninggal di Arafah pada 8 9 Dzulhijjah kemarin.
Ditanya apakah ada penurunan jumlah jemaah wafat di Arafah, Ramon belum bisa memberikan kepastian. Hanya saja, Ramon menilai kalau jemaah haji cukup disiplin untuk tetap berada di tenda saat menjalani proses wukuf. Hal ini antara lain ditandai dengan menurunnya layanan antar jemaah haji yang tersesat jalan untuk kembali ke tenda maktabnya.

"Kalau melihat kemarin, kelihatannya jemaah kita lebih disiplin. Di tenda penerangan tidak banyak orang kesasar. Selain itu, keberadaan petugas sektor adhoc cukup efektif menjaga jemaah agar tetap berada di tendanya," ujar Ramon.
sumber: kemenag sumbar

Menurut Ramon, keberadaan water fan juga cukup membantu memberi kelembaban dan mendinginkan suhu ditenda. Per hari ini, suhu udara mencapai 42 derajat celcius, sementara riil feel nya mencapai 52 derajat. Adapun kelembaban hanya 22%, ujar Ramon.

Berikut ini daftar lengkap 100 jemaah yang wafat:

1. Senen bin Dono Medjo (79). Embarkasi Surabaya (SUB) Kloter 007.
2. Siti Nurhayati binti Muhammad Saib (68). Embarkasi Aceh (BTJ) Kloter 002.
3. Martina binti Sabri Hasan (47). Embarkasi Batam (BTH) Kloter 006.
4. Khadijah Nur binti Imam Nurdin (66). Embarkasi Aceh (BTJ) Kloter 004.
5. Dijem Djoyo Kromo (53). Perempuan. Embarkasi Solo (SOC) Kloter 018.
6. Sarjono Bin Muhammad (60). Laki-laki. Embarkasi Batam (BTH) Kloter 006.
7. Oom Eli Asik (66). Perempuan. Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) Kloter 003.
8. Nazar Bakhtiar bin Batiar (82). Embarkasi Padang (PDG) Kloter 001.
9. Juani bin Mubin Ben (61). Embarkasi Aceh (BTJ) Kloter 006.
10. Asma binti Mian (78). Embarkasi Padang (PDG) Kloter 001.

11. Tasniah binti Durakim Datem (73). Embarkasi Padang (PDG) Kloter 003.
12. Jamaludin bin Badri Kar (58). Embarkasi Palembang (PLM) Kloter 005.
13. Abdullah bin Umar Gamyah (68). Embarkasi Aceh (BTJ) Kloter 001.
14. Rubiyah binti Mukiyat Muntari (71). Embarkasi Surabaya (SUB) Kloter 020.
15. Muhammad Tahir bin Abdul Razak (68). Embarkasi Batam (BTH) Kloter 011.
16. Siti Maryam binti Ismail (60). Embarkasi Solo (SOC) Kloter 001.
17. Misnawar bin Kasimo Kamujo (76). Embakarsi Surabaya (SUB) Kloter 015
18. Din Azhari Nurina bin Sadid (73). Embarkasi Padang (PDG) Kloter 005.
19. Noorsi Fatimah binti M Saleh Mardiwiyono (60). Embarkasi Balikpapan (BPN) Kloter 009.

20. Muhammad Nasir bin Abdul Hamid (64). Embarkasi Batam (BTH) Kloter 010.
21. Manih binti Siyan Muhammad (71). Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) Kloter 006.
22. Joko Pramono bin H Ali Pramono (41). Embarkasi Surabaya (SUB) Kloter 26.
23. Wahono Wilik bin Walijo Kartodimejo (65). Embarkasi Batam (BTH) kloter 002.
24. Udju Sumiati binti Marhati (62). Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS) Kloter 038.
25. Siti Fatonah Binti Supangat Kasmungin (68). Embarkasi Surabaya (SUB) Kloter 028.
26. Imam Rifai bin Ngali (60). Embarkasi Palembang (PLM) Kloter 005.
27. Suhaimi bin kadir Abdillah (62). Embarkasi Medan (MES) Kloter 005.
28. Siti Maskanah binti Djumri (66). Embarkasi Banjarmasin (BDJ) Kloter 013.
29. Zainabon binti Umar Muhammad (71). Embarkasi Aceh (BTJ) Kloter 008.

30. Awaludin bin Abu Sahar Tanjung (58). Embarkasi Medan (MES) Kloter 011.
31. Kadiran bin Molyadi Sokaryo (71). Embarkasi Surabaya (SUB) Kloter 022.
32. Yudha Arifin bin Kasah (55). Jemaah haji khusus.
33. Abdul Hamid bin Lapewa Palewa (53). Jemaah haji khusus.
34. Roman bin H. Maeji Suhaedi (58). Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) kloter 020.
35. Mochamad Subarjah bin Sumawinata R (64). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 048.
36. Taggi bin Haseng Maggu (57). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 048
37. Saifuddin bin Buchori Abdullah (64). Embarkasi Solo (SOC) kloter 003.
38. Semi Parsinah binti Wamu Adam (65). Embarkasi Aceh (BTJ) loter 002.
39. Siti Maryam binti Haram (79). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 020.
40. Aceng bin Nuroddin Hasyim (58). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 018.

41. Adisman Rasidin Salin bin St. Salam (63). Jemaah haji khusus.
42. Warniti binti Samadi Rimin (67). Embarkasi Solo (SOC) kloter 051.
43. Sukardi As Haryanto bin Abu Bakar (78). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 009.
44. Rukiyah bt Muhammad Arif Pane (62). Embarkasi Medan (MES) kloter 011.
45. Sumin Adinoto bn Suto Karso (73). Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) kloter 028.
46. Zahadi bin Muhayadin Asir (58). Embarkasi Palembang (PLM) kloter 007.
47. Imo binti Ahmad Umar (73). Embarkasi Lombok (LOP) kloter 006.
48. Carwit binti Karjani Sarip (51). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 037.
49. Mukijan bin Sodimejoh Muhammad (62). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 032.

50. Siti Sarah binti Abdul Kapi (53). Embarkasi Banjarmasin (BDJ) kloter 014.
51. Abdul Sani bin H Hayani (59). Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) kloter 026.
52. Emuh Sutrisna Atmadja bin Wardi (79). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 008.
53. Ali bin Lapantje Lakoro (77). Embarkasi Balikpapan (BPN) kloter 011.
54. Cholik bin Aguscik Usman (65). Embarkasi Palembang (PLM) kloter 005, B3343307.
55. Marfuah Amina Toyib binti Mustofa (76). Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS) kloter 34.
56. Nipi binti Mad Ambri Mungkar (69). Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS) kloter 34.
57. Hawang binti Bungku Ilham (59). Embarkasi Balikpapan (BPN) kloter 007.
58. Boniatun binti Dulkahir Kartak (60). Embarkasi Batam (BTH) kloter 17.
59. Hariri bin Mustafa M. Soleh (73). Embarkasi Jakarta - Pondok Gede (JKG) kloter 37.

60. Dain Nariya bin Satimin (69). Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS) kloter 29.
61. Rosid bin Kamadi Rani (63). Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS) kloter 061.
62. Muhammad Arifin bin Ambo Angka (58). Jemaah haji khusus
63. Zuri Mukanan bin Muhrin Kasrih (66). Jemaah haji khusus
64. Wawan Barnawi K bin Casmita (62). Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS) kloter 036.
65. Sikan bin Bait Sabut (59). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 005.
66. Nana Supena bin Uba R (64). Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) kloter 010.
67. Budiyanto bin Lihan Suliman (57). Embarkasi kloter Surabaya (SUB) kloter 026.
68. Suhaimi bin Jamain Abdul Gafur (62). Embarkasi Padang (PDG) kloter 009.
69. Agus Slamet Riyadi bin Cokrowasito (62). Jemaah haji khusus.
70. Munawwaroh binti Muslih Simin (66). Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) kloter 020.

71. Darmuya bin Jabar Bila (79). Embarkasi Padang kloter 011.
72. Sofyan Soleh Jamhari binti H.M Sohe (74). Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) kloter 007.
73. Sumi binti Sahrul Towasi (80). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 003.
74. Nur Wachid bin Abdul Majid Samsul (68). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 025.
75. Sahriye binti Sulaiman Kaima (71). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 017.
76. Sulkan bin Satiman Lasijah (57). Embarkasi Solo (SOC) kloter 063.
77. Sariyana Ganing P binti Laganing (73). Jemaah haji khusus.
78. Djunaide bin Masse Bandu (71). Jemaah haji khusus.
79. Sawi bin Saidin Armidin (73). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 017.
80. Jamhari bin Arip Ardiah (83). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 021.

81. Endah Wirdah binti Sukemi Harja. Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 038.
82. Mariyah Komar binti Umar Martawidjaja. Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) kloter 031.
83. Aen Harmaen bin Suhandi Suhatma (66). Jemaah haji khusus.
84. Ripah binti Ardja Semita (67). Embarkasi Solo (SOC) kloter 056.
85. Sumitro bin Chambali Moh. Sidik (80). Embarkasi Solo (SOC) kloter 036.
86. Nur Pudjimas Saleh bin Muhammad Nur (70). Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) kloter 027.
87. Rasta Wangsa Mihardja bin P Sayan (80). Embarkasi Solo (SOC) kloter 053.
88. Namin bin Artamin Senang (79). Embarkasi Banjarmasin (BDJ) kloter 013.
89. Badrijanto bin Darmodipuro Kartowijoto (71). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 008.

90. Sanipah binti Kawi Soleh (76). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 030.
91. Sarah binti Marjuki Sere (84). Embarkasi Jakarta Pondok (JKG) kloter 033.
92. Sukro bin Gimin Sali (71). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 039.
93. Sangkut bin Yasin Saguk (60). Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) kloter 023.
94. Sutadji bin Taredjo Sabar (85). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 034.
95. Roemijatoen binti Mariso Kromorejo (69). Embarkasi Surabaya (SUB) kloter 028.
96. Djumirah binti Karto Temon (82). Embarkasi Solo (SOC) kloter 024.
97. Dimanto bin Sono Dikromo (72). Embarkasi Medan (MES) kloter 017.
98. Mani binti Mamak Isma (49). Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 016.
99. Jukih binti Tiyul Kemat (72) Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 029.
100. Moh. Choliq Atmowisastro bin Hanafi (71). Embarkasi Surabay (SUB) kloter 057.



(Sumber :kemenag)

Top