Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


 1,5 hektar lahan gambut di perkebunan kelapa sawit Plasma Batang Alin Permai, Kabupaten Pasaman Barat terbakar. Dugaan sementara, api berasal dari puntung rokok.

Musim kemarau yang belakangan menimpa sebagian besar wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) mengakibatkan terjadinya kebakaran lahan dibeberapa daerah. Salah satunya di kabupaten Pasaman Barat (Pasbar).

Diketahui, kebakaran lahan sudah terjadi sejak Kamis (18/2/2021) lalu di lokasi perkebunan kelapa sawit Plasma Batang Alin Permai Blok 10, Jorong Lubuk Juangan, Nagari Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Padangkita.com dari Komandan Komando Rayon Militer (Koramil) 06/ Ujung Gading, Kapten Inf Abdul Kadir, kebakaran 1,5 hektar terjadi di lahan gambut yang mudah terbakar.

“Diduga api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan, hingga terjadinya kebakaran lahan,” kata Kapten Inf Abdul Kadir, Senin (22/2/2021) pagi.

Ia juga mengatakan, upaya pemadaman api mengalami beberapa kendala, salah satunya adalah sulitnya menemukan sumber air untuk menyiram titik-titik api.

“Awalnya, anggota bersama dengan masyarakat melakukan penyiraman menggunakan ember dan jeriken, menjelang datang bantuan selang air milik PT Agrowiratama dan mobil pemadam kebakaran,” ujarnya.

Abdul Kadir menyampaikan, dalam upaya pemadaman kebakaran lahan juga dibantu oleh karyawan PT Agroworatama dan PT Bakrie Pasaman Plantation sebanyak 50 orang, beserta perlengkapan alat penyiraman berupa selang milik PT Agrowiratama.

“Titik api hingga Sabtu (20/2/2021) kemarin sudah tidak terlihat lagi. Namun kami masih terus melakukan penyiraman, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya titik api yang tidak terlihat,” jelasnya.

Selain itu, Koramil 06 Ujung Gading, Komando Distrik Militer (Kodim) 0305 Pasaman juga melakukan koordinasi dengan PT Agrowiratama untuk melakukan sosialisasi kepada seluruh karyawannya, agar tidak membuang puntung rokok atau membakar lahan sembarangan disaat musim kemarau seperti saat sekarang ini.

“Kita sudah koordinasikan dengan PT Agrowiratama, agar dilakukan pencegahan dini penyebab terjadinya kebakaran lahan dan kepada masyarakat melalui Babinsa juga telah kita perintahkan,” tutunya.


Top