Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com, Jakarta -- - Markas DPC Front Pembela Islam (FPI) Pasar Rebo, di wilayah Jakarta Timur, dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal.

Sekjen Dewan Syuro Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Habib Novel Bamukmin mengatakan, markas DPC FPI Pasar Rebo yang dilempar bom molotov tersebut tidak memiliki identitas seperti bangunan sekretariat pada umumnya.

Menurutnya, lokasi tersebut di internal FPI dikenal sebagai Posko DPC FPI Pasar Rebo. “Iya memang di DPC Pasar Rebo. Posko di sana kebetulan tak ada plangnya,” kata Novel seperti dilansir jpnn.com, Kamis (2/2/2017).

Novel menegaskan tidak ada korban dalam aksi penyerangan oleh orang tak dikenal itu. Kerugian materi hanya meliputi bangku dan meja. (Baca juga: Posko FPI Dilempar Bom, Novel: Ada yang Kirim Sinyal.

Anggota Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) ini juga meminta polisi serius memproses penyerangan tersebut. Menurut Novel, ada pihak yang mencoba mengirim sinyal dengan serangan itu. “(Pelaku) yang pasti yang tidak suka FPI, salah satu yang tidak suka sama FPI ya komunis,” tandas dia.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan adanya pelemparan bom molotov ke sebuah pos di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Namun, ia menegaskan bahwa pos tersebut bukan markas Front Pembela Islam (FPI).

"Bukan markas, itu kayak pos ronda, kayak rumah-rumah bedeng gitu lho. Itu hanya (tempat) untuk kumpul-kumpul, itu kan kayak rumah bedeng," jelas Argo. 
(okezone)


Top