Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA -- Semua pihak, termasuk media diminta untuk mengawasi dan melaporkan apabila ada prajurit TNI yang terindikasi berpihak pada peserta Pilkada. Kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dalam siaran pers yang diterima Republika.c.oid, Senin (30/1).

Gatot  menegaskan prajuritnya bersikap netral dan siap memberikan bantuan kepada Polri dalam pelaksanaan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017. Ia juga berjanji akan segera melakukan tindakan dan prosea hukum, jika benar ada prajurit TNI yang bersikap tidak netral.

Demi kelancaran pesta demokrasi tersebut, Gatot menyatakan akan menerjunkan pasukan TNI yang tersebar di 101 daerah, baik tingkat Provinsi, maupum Kabupaten atau Kota.

"Salah satu bentuk partisipasi yang akan dilakukan TNI adalah dengan mengerahkan pasukan TNI yang disebar di seluruh wilayah Indonesia, guna menjaga dan mendeteksi kemungkinan ancaman terhadap pelaksanaan Pilkada," kata Gatot.

Gatot juga mengingatkan agar masyarakat tidak khawatir terkait adanya isu mengenai ancaman terhadap pelaksanaan pesta demokrasi tersebut. Itu tak lain karena menurutnya prajurit TNI telah mengantisipasi segala kemungkinan terburuk.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, jangan berprasangka yang tidak baik, sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa dan tenang, karena pesta demokrasi harus bergembira,” ucapnya.(nn/rol)


Top