Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA - Seluruh oknum prajurit TNI yang melakukan kekerasan terhadap jurnalis ‎sudah dievaluasi. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, mengaku sangat fokus terhadap hubungan TNI dengan insan pers. Hal ini dikatakan Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Wuryanto, di Jakarta, Jumat (20/1/2017).

"Panglima sangat konsen hubungan TNI dengan media. Beliau menyadari posisi strategis media. Kekerasan terhadap wartawan yang dilakukan oleh oknum prajurit kami sudah diinventarisasi cukup banyak, sudah kami evaluasi,‎" kata Wuryanto di acara simposium nasional ‘Stop Impunitas Pelaku Kekerasan terhadap Jurnalis’ Kongres kelima Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).

Wuryanto mengungkapkan bahwa kejadian kekerasan terhadap jurnalis oleh oknum prajurit terjadi karena kekhawatiran mereka akan kesalahan yang dibuatnya. Sebab, Panglima TNI telah memberikan peringatan yang cukup keras kepada anggotanya agar tidak membuat kesalahan kepada rakyat.

Diketahui, sepanjang 2016 telah terjadi beberapa kali kekerasan terhadap wartawan, baik media cetak hingga elektronik. Kekerasan terjadi ketika mereka meliput peristiwa yang berkaitan dengan anggota TNI. (nn/okezon)


Top