Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.InfoSehat--Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 menunjukkan bahwa jumlah balita dengan berat badan kurang di Indonesia sebanyak 19.6%. Angka ini masih jauh dari target yang diharapkan terhadap pertumbuhan balita.

Salah satu cara untuk menanggulangi hal ini adalah dengan melakukan deteksi dini dari berat badan kurang. Deteksi dini bisa dilakukan dengan ikut serta dalam kegiatan Posyandu.

Posyandu, atau Pos Pelayanan Terpadu, merupakan salah satu aktivitas berbasis komunitas untuk pelayanan kesehatan di Indonesia. Fasilitas kesehatan ini dapat membantu memantau pertumbuhan balita dengan menimbang berat badan, mengukur panjang atau tinggi badan.

Selain itu, balita juga mendapatkan suplementasi vitamin A pada bulan tertentu. Bila dalam pelaksanaannya balita diketahui mengalami pertumbuhan yang terhambat atau tidak sesuai, maka Anda bisa mengunjungi sarana kesehatan yang sesuai untuk mendapatkan penanganan yang lebih memadai.      

Tak hanya itu, Posyandu juga dapat memberikan imunisasi pada balita. Imunisasi yang tersedia di Posyandu mencakup hepatitis B, Polio, BCG, DPT, dan campak. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan cakupan pemberian imunisasi pada balita, guna mengurangi risiko terjadinya infeksi.

Selain pelayanan, para kader Posyandu balita juga dapat memberikan berbagai informasi yang sangat penting untuk orangtua. Informasi yang diberikan umumnya terkait pemberian ASI eksklusif, pola makan balita, maupun pemantauan tumbuh kembang balita.

Program Posyandu balita yang di susun dengan baik oleh pemerintah dapat membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Dengan ini, diharapkan partisipasi masyarakat dalam program terkait dapat terus meningkat.

Ayo ke posyandu, agar pertumbuhan balita Anda terus terpantau dengan baik! (nn/klikdokter)


Top