Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA -- Kelompok ISIS dan sel-selnya di dalam negeri dinilai masih terus mencari peluang melancarkan serangan. Untuk itu, Pemerintah, Polri dan TNI serta semua elemen masyarakat dinilai tidak boleh lengah. Hal ini dikatakan Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulisnya, Ahad (1/1) malam.
"Pascaperayaan Natal 2016 dan pergantian tahun menuju 2017, kewaspadaan justru harus ditingkatkan, karena para pentolan ISIS yang mengendalikan sel-sel mereka di Indonesia sangat marah atas rangkaian kegagalan melakukan amaliyah sepanjang Desember 2016," kata Bambang.

Bambang mengatakan, perayaan pergantian tahun yang meriah dan aman di semua kota besar di Indonesia, pada Sabtu (31/12) tengah malam, menandai kegagalan sel-sel ISIS di Indonesia melancarkan teror sepanjang Desember 2016. Kegagalan sel-sel ISIS di dalam negeri itu, merupakan hasil kerja keras  Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror Mabes Polri.

Bambang mengatakan para pentolan ISIS juga diketahui marah kepada pemerintah Indonesia. Mereka coba melampiaskan kemarahan itu kepada Polri. "Saat ini, kemarahan terhadap Polri itu diyakini telah memuncak karena Densus 88 Anti-Teror secara beruntun berhasil menggagalkan rencana serangan oleh sel-sel ISIS di Indonesia. Sel-sel ISIS itu diperintahkan untuk menyerang sejumlah obyek vital," ujarnya. (nn/rol)


Top