Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA –  Masyarakat Cinta Damai Resmi melaporkan kasus pencoretan bendera merah putih yang diduga terjadi saat massa Front Pembela Islam (FPI) berdemonstrasi di Mabes Polri, Jakarta pada 16 Januari 2017, ke Polda Metro Jaya. Hal ini dikatakan Wardaniman Larosa, pegiat ormas Cinta Damai di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (19/1/2017).

Mereka meminta penyelenggara aksi 161 bertanggung jawab atas terjadinya pencoretan bendera merah putih yang dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap lambang negara.

"Dalam hal ini pihak penyelenggara harus bertanggung jawab secara hukum," ujar Wardaniman Larosa.

Diketahui, bendera merah putih yang tergambar kalifgrafi bahasa Arab serta lambang silang pedang ditemukan saat demo massa FPI di Mabes Polri awal pekan ini. Belum diketahui siapa oknum pelakunya.

Wardaniman mengatakan pihaknya telah melaporkan penanggung jawab demo tersebut ke polisi dengan tuduhan penghinaan simbol negara. “Bendera merah putih tak boleh dimodifikasi apapun. Mereka sudah dengan sengaja membiarkan bendera berkaligrafi itu berkibar," tuturnya.

Dia meminta polis mengustu tuntas kasus dugaan penghinaan lambang negara tersebut dan menghukum pelakunya.    (nn/okezon)


Top