Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911.JAKARTA -- Jakarta akan ditetapkan sebagai Islamic Financial Center oleh  Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yakni menjadi off shore bagi industri keuangan syariah. Hal ini untuk menjembatani dana-dana dari luar negeri yang masuk ke Indonesia untuk pembiayaan pembangunan. Hal ini dikatakan  Ketua OJK Muliaman Hadad kepada Republika.co.id akhir pekan lalu.

"Off shore ini kan ada insentif pajak dan ini sedang kita garap, Insya Allah Maret 2017 kita akan melakukan soft launching," ujar Muliaman.

Muliaman mengatakan, nantinya akan dibuat semacam kawasan khusus namun tidak mesti secara fisik yakni serupa dengan yang dilakukan oleh Dubai International Financial Centre maupun Astana International Finance Centre.

Ia menjelaskan, pembentukan Jakarta Islamic Financial Center akan menghubungkan antara industri keuangan syariah dengan pengembangan beberapa sektor prioritas seperti pariwisata dan juga infrastruktur serta pembiayaan lainnya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Nantinya di Islamic Finance Center tersebut akan diterbitkan surat-surat berharga yang dasar adalah proyek-proyek sektor riil.

Namun, Muliaman masih belum menjelaskan lebih detail negara mana saja yang akan dibidik, karena konsep ini masih dimatangkan terlebih dahulu dan perlu dukungan dari pemerintah. Sebab, hal ini juga sesuai dengan keinginan pemerintah yang ingin menjadikan Indonesia sebagai hub keuangan syariah.(nn/rol)





Top