Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Terkait akan bergulirnya musim baru Liga Indonesia 2017, terus menjadi perdebatan dari banyak kalangan. Salah satu yang cukup banyak memberikan tanggapan, yakni para klub kontestan tertinggi kompetisi di Tanah Ai,  Semen Padang FC (SPFC).

Semen Padang FC (SPFC) selaku tim yang tengah gencar melakoni persiapan jelang bergulirnya musim baru tersebut, turut mengungkapkan pandangannya terkait hal itu. Sejumlah pandangan dan langkah-langkah pun telah mereka pertimbangkan dalam menyikapi regulasi baru tersebut.

Manajemen Semen Padang secara umum menuturkan, tidak ingin salah langkah dalam mengontrak pemainnya yang bisa menyebabkan kerugian nantinya. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Teknik Semen Padang FC, Iskandar Zulkarnaen Lubis.

foto Nilmaizar

“Usai kongres, kita belum menerima surat resmi mengenai aturan pemain dari PSSI. Kita sudah antisipasi dengan mencari pemain-pemain muda, guna mengikuti regulasi. Kita harus sabar dan jeli dalam merekrut pemain, jangan sampai salah langkah merekrut pemain yang tidak sesuai regulasi, bisa-bisa kita terkena penalti karena pembatalan kontrak,” ujar Iskandar, dilansir dari laman resmi klub.

“Setelah mendengar regulasi tersebut, kita tim pelatih langsung bergerak untuk mencari pemain-pemain muda yang dibutuhkan tim. Kita sudah punya pemain-pemain inti yang dipertahankan, kita berharap pemain-pemain baru dapat menyempurnakan komposisi tim, pemain inti dan cadangan memiliki kemampuan yang setara,” kata Kepala Pelatih SPFC, Nilmaizar.

Musim depan diwacanakan dalam Kongres Tahunan PSSI awal bulan ini, klub peserta ISL wajib memainkan beberapa pemain muda (U-23) dalam starting lin up, serta ditunjang oleh tiga pemain asing (dua pemain non Asia dan satu pemain Asia


Top