Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA - Penangkapan Patrialis hendaknya menjadi pelajaran bagi semua pejabat negara agar tidak terlibat korupsi.Korupsi adalah perbuatan yang sangat memalukan. Hal ini dikatakan Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang (Oso), di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (30/1/2017).

 Pria yang akrab disapa Oso itu  menyatakan prihatin dengan peristiwa penangkapan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Di Indonesia memang hal seperti ini (korupsi) masih sering terjadi. Ini peringatan untuk siapapun pejabat negara," ujar Oso.

Oso juga mendorong agar mekanisme seleksi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) diperbaiki. Adanya hakim konstitusi terlibat korupsi, kata Oso, menunjukkan ada kekeliruan dalam seleksi. Dia mengaku setuju bila calon hakim MK tidak berlatar belakang partai politik.

"Untuk memberikan yang terbaik dalam mekanisme membenahi moral dan membersihkan negara, apapun jalannya saya setuju saja. Asal mekanisme betul, maka tak akan terjadi korupsi," tandasnya. (nn/okezon)


Top