Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911.JAKARTA - Siswa dihimbau proaktif melaporkan aksi kekerasan di sekolah agar kejadian tewasnya taruna junior Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Amirullah Adityas Putra (18) tidak terulang. Hal ini dikatakan Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) . Haris Semendawai melalui keterangan pers di Jakarta, Kamis (12/1/2017).
 "Para siswa tidak hanya diam dalam kasus penganiayaan di STIP," kata Haris.

Haris mengatakan bahwa pelajar harus melaporkan kepada pengelola sekolah maupun aparat hukum ketika terjadi dugaan penganiayaan yang dilakukan senior. Bila potensi kekerasan dilaporkan lebih awal kemungkinan timbul jatuh korban meninggal dunia dapat dicegah.

"Kejadian kekerasan di lingkungan sekolah sudah berulang kali terjadi. Selain diperlukan kepekaan dari tenaga pendidik bagi para siswa juga diminta tidak takut melaporkan potensi kekerasan di sekolahnya," ujarnya.

Haris juga berharap saksi yang memiliki informasi kekerasan terhadap Amirullah dapat memberikan keterangan kepada kepolisian. Kepada pihak sekolah juga diminta tidak menutupi kasus dan membuka akses bagi aparat kepolisian untuk mengusut kematian Amirullah.

Ia menyatakan polisi sudah mengantongi beberapa saksi yang juga taruna maupun pembina di STIP agar diberikan perlindungan sesuai ketentuan.

Ia juga mengapresiasi Menteri Perhubungan yang sudah turun langsung terkait kejadian tersebut dan menyerukan akan melindungi, serta merahasiakan identitas para saksi.(nn/okezon)


Top