Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.DEPOK -  Siswa berkebutuhan khusus dipastikan tidak akan mengalami kendala ketika mengerjakan ujian nasional (UN). Para siswa tersebut akan difasilitasi sesuai dengan kebutuhannya. Hal ini diktakan Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Kemdikbud, Nizam.

"Siswa berkebutuhan khusus disiapkan sesuai kebutuhan, baik untuk SLB maupun sekolah inklusi," tuturnya di Pusdiklat Kemdikbud, Sawangan, Depok, belum lama ini.

Nizam menjelaskan, status anak inklusi dan SLB tidak wajib UN. Namun, banyak SLB yang justru ingin mengikuti UN.

"Tetapi kalau UNBK belum, jadi ujiannya tertulis," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Yogyakarta, Baskara Aji mengungkapkan, pihaknya menyiapkan braille komputer untuk siswa tunanetra. Konsepnya, yakni menggunakan suara. Meski begitu, hal ini masih dipertimbangkan karakter soal akan mempengaruhi pemahaman siswa.  (nn/okezon)


Top