Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911. SOLO -- Seorang warga Solo yang disebut meninggal dalam insiden kecelakaan di ruas tol Cipali pada Selasa (24/1) pagi, hidup kembali. Dia adalah Winanto warga kelurahan Sewu, Jebres Solo.

Sebelumnya, dalam pesan singkat Lurah Sewu, Henok, mengabarkan dari sejumlah korban dalam insiden tersebut Winanto (56 tahun) yang mengalami luka serius meninggal dunia. Ia wafat setelah terlebih dahulu di bawa ke rumah sakit terdekat. Jenazah pun langsung di bawa kembali ke Solo.

"Korban kecelakaan di tol Cipali hari ini meninggal dunia satu orang bapak Winanto jenazah baru perjalanan menuju Solo," tulis Henok melalui pesan singkatnya siang tadi.

Namun, selang satu jam, kata dia, dalam perjalanan pulang menuju Solo, jenazah Winanto hidup kembali. Sebab itu pula, keluarga yang sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk persiapan pemakaman jenazah, kata dia, dibatalkan.

"Tidak mengurangi rasa hormat di tengah perjalanan mukjizat terjadi, Bapak Winanto hidup kembali, warga di rumah Sewu RT 2 RW 5 sudah telanjur memesan kajang, kami sarankan kajang jangan dipasangkan. Isak tangis berubah bersama bapak jumadi adik bapak Winanto di rumah," ujarnya.

Diketahui kecelakaan tersebut melibatkan bus pariwisata Pandawa Wolu Pitu berpelat AD 1729 BD dengan truk Fuso pengangkut pasir berpelat nomor DD 8209 FU.

Selain Winanto yang dikabarkan sebelumnya kritis, terdapat 13 korban lainnya mengalami luka, yakni Jumiyatun, Sutmen, Daryono, Maelani, Suminah, Widodo, Suprpto, Yanto, Lukman, abdul, Ikhwan, dan Samsul.

Kecelakaan terjadi di ruas Tol Cipali Kilometer 122.400. Bus pariwisata tersebut mengangkut rombongan PKK dari Desa Sewu menuju Ciater Subang dengan penumpang sebanyak 40 orang. Bus yang melaju kencang kemudian menabrak truk bermuatan pasir.

Menurut Kanit PJR Cipali, Iptu Heri Pranata, penyebab kecelakaan tersebut diduga karena pengemudi bus pariwisata Pandawa Wolu Pitu mengantuk sehingga kurang antisipasi dan tidak menjaga jarak dengan kendaraan di depannya. Hingga berita ini ditulis Winanto masih dalam perjalanan, sementara keluarga menanti.
(na/rol)


Top