Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com, Padang -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sumatera Barat, terus melakukan pencarian terhadap korban Agung Sari Putra (20) yang diduga tenggelam  mencari diduga tenggelam di Banjir Kanal Padang Barat pada Selasa dinihari (17/1).

"BPBD mengerahkan 10 orang Tim Reaksi Cepat (TRC) ditambah delapan orang dari Kelompok Siaga Bencana (KSB) untuk melakukan pencarian terhadap jasad korban," kata Kepala Pelaksana BPBD Padang Edi Hasymi di Padang.

Ia mengatakan pihaknya menggunakan dua unit perahu karet untuk melakukan pencarian di sepanjang Banjir Kanal hingga Jembatan Muaro Lasak, namun hingga saat ini belum menemukan hasil.

Pihaknya telah mencari korban sejak Selasa siang, namun hingga sekarang keberadaan korban belum ditemukan.



Menurutnya pencarian hanya dilakukan hingga sore hari, apabila tetap tidak ditemukan akan dilanjutkan pada besok harinya.

"Tadi kami baru menemukan alat yang digunakan korban untuk menangkap udang di lokasi tersebut berupa tangguk yang ditemukan di bawah Jembatan Muaro Lasak," ujarnya.

Ia mengatakan BPBD Padang bekerja sama tim Basarnas, Padang Baywatch, Satkamla Lantamal II dan Ditpolair Polda Sumbar yang menyusuri Banjir Kanal untuk menemukan keberadaan jasad korban.

Bahkan tim pencari berupaya dengan menggunakan jaring berukuran besar untuk mendapati jasad korban, namun belum menemukan hasil.

"Kami terus melakukan pencarian di sepanjang Banjir Kanal dan berupaya untuk menemukan keberadaan korban," katanya.

Sebelumnya, salah seorang rekan korban Wahyu (20) mengatakan dirinya bersama korban sedang memancing di Banjir Kanal. Mereka datang ke lokasi tersebut sekitar pukul 04.00 WIB untuk memancing.

Ia kemudian berinisiatif mencari umpan dengan mencari udang dan meninggalkan korban pada lokasi memancing yang pertama. Dirinya pergi tidak jauh dari posisi korban berdiri dan masih melihat korban.

"Namun tiba-tiba saya tidak melihat dia dan sudah menghilang dari lokasi tersebut," katanya.

Ia mencoba mencari dan menelpon ponsel korban untuk mengetahui keberadaan korban, namun hingga pukul 10.00 WIB korban belum ditemukan.

(antarasumbar)



Top