Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.BENGKULU - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu menetapkan empat tersangka terkait penemuan narkoba di dalam ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud, pada Selasa 10 Mei 2016. Kata Kepala BNNP Kombes Benny Setiawan, Jumat (20/1/2017).

Benny menyebutkan, empat tersangka itu di antaranya mantan Bupati Bengkulu Selatan, Reskan Effendi Awaluddin; mantan PNS BNNP, Darmawan P; Ahmad Murat dari LSM; dan PNS BNNP Bengkulu, Darman.

''Keempat tersangka sudah ditetapkan tersangka. Mereka sudah diamankan di BNNP Bengkulu,'' kata Benny.

Ia mengatakan bahwa penetapan tersangka tersebut, setelah adanya pemeriksaan enam orang saksi. Mantan Bupati Bengkulu Selatan itu diduga menjadi otak dalam peletakan narkoba di ruang kerja bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud.

“Saksi sudah kita mintai keterangan enam orang. Narkoba itu diperoleh dari luar dan bukan hasil dari sitaan BNNP Bengkulu,'' ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan mantan Bupati Bengkulu Selatan, Reskan diduga ingin menggagalkan pencalonan Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud. Reskan diduga terlibat dalam peletakan narkoba di dalam ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan.

''RE (Reskan Efendi) dikenakan Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas lima tahun,'' ungkapnya.  (nn/okezon)


Top