Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911. Padang.-- Benda mencurigakan yang ditemukan di RS Ibnu Sina, Padang, bukanlah bom. Hal ini ditegaskan Brigadir Jenderal Polisi Basarudin, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, di Padang,Sabtu, 31/12/2016
"Saya sudah melihat dan memeriksa benda itu, itu bukanlah bom. Melainkan teror," kata Basarudin, seperti dilaporkan antara news

"Meskipun benda yang ditemukan di rumah sakit memiliki kabel yang terhubung dengan penghitung waktu, itu hanya tiruan," jelasnya

Sementara tim Gegana Brimob Polda Sumbar tetap melakukan peledakan terhadap benda itu.  Basaruddin mengatakan, sudah menjadi prosedur operasi standar satuan, semua temuan benda yang mencurigakan, harus diledakkan.

Basaruddin menghargai tindakan Fadly petugas keamanan rumah sakit Ibnu Sina yang pertama kali menemukan benda mencurigakan itu sekitar pukul 19.20 WIB.

"Tindakan yang dilakukan petugas keamanan sudah bagus, ketika menemukan benda mencurigakan langsung melapor ke polisi. Masyarakat lain juga harus melakukan hal yang sama," katanya.

Ia mengimbau agar masyarakat tidak lengah dan tetap peduli terhadap lingkungan sekitar. Aksi teror di rumah sakit itu saat ini masih dalam penyelidikan polisi setempat.

Sebelumnya, benda mencurigakan ditemukan di lorong poliklinik RS Ibnu Sina Padang, sekitar pukul 19.20 WIB.
Fadly yang pertama kali menemukan benda itu, yang terbungkus kotak putih. Pada benda itu terlihat kabel listrik yang tersambung dengan pengatur waktu, pada bagian atas kotak. (ch, antara)

 


Top