Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com, Jakarta -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan soal penangkapan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu 25 Januari 2017 malam.

Ketua KPK, Agus Raharjo mengatakan Patrialis Akbar ditangkap di sebuah hotel di kawasan Tamansari, Jakarta Barat. Selain Patrialis, ia menyebut KPK juga mengamankan sejumlah pihak pada OTT tersebut.

"‎Benar soal informasi OTT yang dilakukan KPK di Jakarta. Ada sejumlah pihak yang diamankan saat ini. ‎ Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan," katanya pada KLIKPOSITIF, Kamis 26 Januari 2017.

Ketua KPK Agus Raharjo 

Setelah penangkapan Patrialis, penyidik KPK menggeledah kediaman Patrialis ‎Akbar di Cipinang Muara, Jakarta Timur, untuk menemukan bukti lainnya.

Kendati demikian, hingga saat ini Agus masih enggan menyebut kasus serta dugaan yang menjerat Mantan Menteri Hukum dan HAM di bawah kepemimpinan Presiden SBY tersebut.

"Penangkapan Patrialis soal lembaga penegakan hukum, soal perkembangan selanjutnya akan kami laporkan," tutur Agus.

Sementara itu, terkait penangkapan Patrialis Akbar, ketua MK Arief Hidayat menyampaikan permintaan maafnya kepada publik, karena hal tersebut telah mencoreng nama intitusi penegakan hukum.

"Saya memohon maaf kepada bangsa ini telah melakukan kesalahan lagi. Sehingga lembaga ini menjadi tercoreng kembali," kata Arief di Gedung MK, Jakarta Pusat.
(sumber:klikpositif.com)


Top