Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911. PIDIE JAYA - Sebagian besar pasien yang masuk ke RSUD Pidie Jaya dirujuk ke rumah sakit lain, seperti RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli dan RSUD Bireuen. Rusaknya berbagai fasilitas di rumah sakit kabupaten ini membuat para pasien terpaksa dirujuk ke tempat yang lebih memadai.

Penata Anestesi RSUD Pidie Jaya Junizar mengatakan, hanya sedikit pasien korban gempa 6,5 SR, Rabu (7/12) kemarin, yang dirawat di rumah sakit tersebut. "UGD nggak bisa dipakai sama sekali, begitu juga ruang operasi. Jadi kalau bisa dirawat di sini, ya sini, kalau enggak, ke RS Sigli atau Bireuen. 80 persen pasien di sini dirujuk ke sana," kata Junizar kepada Republika, Kamis (8/12).

Junizar mengatakan, sebagian besar pasien yang datang merupakan warga Meureudu, salah satu lokasi dengan angka kerusakan yang cukup banyak. Di kecamatan ini, banyak rumah toko (ruko) yang dilaporkan ambruk dan menimpa orang.

"Ini rumah sakit yang paling dekat dari Meureudu. Jadi korban di sana dilarikan pertama kali ke sini. Tapi yang tahu rumah sakit ini lumpuh total, langsung ke Sigli. Ke Sigli paling cepat 45 menit, Bireuen dua jam," ujar Junizar.

Berdasarkan data yang masuk, ada 92 pasien yang mendapatkan perawatan di RSUD Pidie Jaya hingga Kamis (8/12) subuh. Namun, hanya segelintir dari mereka yang masih dirawat di rumah sakit tersebut hingga sekarang.
(na/rol)


Top