Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com, Lubuklinggau -- Ada hal yang menarik perhatian di kawasan tertib lalu lintas, saat patroli rutin dari satuan lalu lintas Polres Lubuklinggau, yakni fenomena "om telolet om" yang sekarang sedang naik daun.

Tren kekinian itu sekarang terlihat di Kota Lubuklinggau. Yang menarik dan unik, slogan "om telolet om" menjadi ajang bagi satuan lalu lintas Polres Lubuklinggau untuk mengajak masyarakat tertib berlalu lintas, Kamis (22/12/2016).

Hal ini terbukti dengan ketika diadakan patroli di jalan raya setiap pagi oleh satuan lalu lintas Polres Lubuklinggau. Papan yang bertuliskan "om telolet om" menjadi pusat perhatian masyarakat pengguna jalan.

Tren ini digunakan oleh satuan lalu lintas Polres guna mengajak dan mengimbau pengguna jalan untuk bisa mematuhi peraturan lalu lintas yang sudah ada. Serta membuat masyarakat lebih dekat dengan aparat kepolisian. Sehingga Polantas tidak selalu dinilai "polisi tilang".



Tri, salah satu pengendara motor saat melintas di daerah kawasan tertib lalu lintas, mengatakan bahwa fenomena tersebut menarik dan bisa membuat pengguna jalan lebih dekat dengan polisi serta membuat Polantas tidak jadi momok bagi para pengguna jalan.

"Jadi terkesan unik, lucu, dan menarik cara pendekatan bagi pengguna jalan untuk bisa tertib dalam berlalu lintas. Apalagi fenomena "om telolet om" adalah bunyi klakson bus yang sekarang menjadi tren kekinian. Hal positif yang bisa bermanfaat bagi masyarakat terutama bagi pengguna jalan. Apalagi Polantas yang memegang papan bertuliskan "om telolet om" ganteng dan cantik," jelas Tri seperti dilansir okezone.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujanga, didampingi Kasat Lantas AKP Soekiman, menyambut baik hal positif yang dilakukan oleh Satlantas Polres Lubuklinggau. Apalagi, aksi tersebut dilakukan untuk mengajak masyarakat agar mematuhi peraturan berlalu lintas. Fonemana yang disalurkan itu juga dianggap untuk kebaikan bersama serta lebih mendekatkan polisi dengan masyarakat terutama para pengendara kendaraan di jalan raya.


Top