Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com, Pasaman Barat -- Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan  empat kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), kembali dilanda banjir.

"informasi sementara banjir terjadi di Kecamatan Talamau, Kecamatan Lembah Melintang, Kecamatan Gunung Tuleh dan Kecamatan Pasaman," Demikian disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Try Wahluyo di Simpang Empat, 

Ia mengatakan saat ini petugas BPBD, SAR, pihak kepolisian dan PMI sudah turun ke lapangan untuk memberikan bantuan.

Try Wahluyo menyebutkan, banjir yang melanda rumah warga adalah di Dusun Tanjung Harapan Jorong Koto Sawah Kecamatan Lembah Melintang sekitar 165 unit rumah, tanaman pertanian yang rusak sekitar 70 hektare dan di Labuah Luruih Kecamatan Pasaman sebanyak 30 unit rumah.



Selain itu di Rabi Jonggor Kecamatan Gunung Tuleh sekitar 56 hektare lahan pertanian masyarakat rusak akibat banjir, di Sinuruik dan Sungai Janiah Kecamatan Talamau sekitar 30 hektare lahan pertanian juga rusak.

"Untuk pastinya saat ini petugas sedang melakukan pendataan ke lokasi banjir. Hingga Senin (5/12) sekitar pukul 15.00 WIB air mulai surut namun warga masih khawatir banjir susulan karena hari masih hujan," sebutnya.

Menurutnya, akibat banjir di Labuah Luruih Batang Saman, arus transportasi juga sempat terganggu karena air menutupi jalan lintas Simpang Empat - Air Bangis.

"Dari rumah warga yang terendam banjir, untuk sementara mengungsi kerumah sanak familyanya yang tidak terkena banjir. Hingga saat ini belum ada korban jiwa," jelasnya.

Ia menjelaskan, hujan yang turun sejak Minggu (5/12) malam membuat sungai di empat kecamatan itu meluap ke permukiman warga. Kinggian air di perkirakan setinggi paha orang dewasa.

Sementara itu, Bupati Pasaman Barat, Syahiran mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terkait cuaca ekstrim saat ini.

"Bagi yang berdomisili di dekat perbukitan, tapi sungai dan laut agar hati-hati karena bencana bisa terjadi kapan saja. Kami akan memberikan bantuan secepatnya. Alat berat disediakan jika terjadi longsor begitu juga perahu karet," katanya.

Ia berharap kepada petugas dilapangan segera mendata korban banjir untuk diberikan bantuan. Selain itu kepada masyarakat agar memberikan informasi secepatnya jika bencana melanda daerah masing-masing

(d3/antarasumbar)


Top