Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911.JAKARTA -- Gerakan subuh berjamaah pada Senin (12/12) dinilai sebagai kegiatan yang baik untuk konsolidasi dan pencerahan umat Islam.Namun, Gerakan Shalat Subuh Berjamaah jangan hanya formalitas. Hal ini dikatakan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid, kepada Republika.co.id, Ahad (11/12).

"Harus merupakan simbol dari kepekaan dan kesadaran diri terhadap berbagai masalah sekitar, kepeloporan dan keterdepanan dalam mengatasi masalah, soliditas dan kebersamaan dalam mengatasi masalahah, serta kebugaran, dan kecerdasan dalam mengatasi berbagai masalah," ujarnya.

Tidak hanya itu, Sodik mengatakan bahwa gerakan tersebut jangan hanya berhenti dengan berkumpul di sana untuk shalat berjamaah saja.

"Tetapi harus ada agenda lain yang ditangani atas dasar kedinian dan inovasi dan kepeloporan, kebersamaan, kebugaran dan kecerdasan," kata politikus dari Partai Gerindra ini.

Ketua GNPF MUI Ustaz Bachtiar Nasir mengatakan persaudaraan umat Islam adalah yang paling penting dan itu harus dirawat setelah Aksi Bela Islam III pada 2 Desember lalu.

Untuk itu, GNPF MUI akan menyelenggarakan Safari Nasional di 34 provinsi, juga Gerakan Shalat Shubuh Berjamaah yang akan dimulai pada 12 Desember 2016 dan rencananya dipusatkan di Bandung, Jawa Barat. (nn/rol)





Top