Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA -- Menjelang penutupan periode kedua amnesti pajak pada akhir tahun ini, pemerintah diharapkan tidak kehilangan momentum. Pada periode pertama amnesti pajak disambut peserta dengan luar biasa, dan ini dinilai sebagai momentum. Hal ini dikatakan Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, Ahad (18/12).
"Jangan sampai terlewat. Harus dijaga dengan baik," ujar Misbakhun di sela-sela acara sosial yang digelar Forum Alumni STAN Prodip (FASTPRO) di Bintaro, Tangsel.

Tidak hanya itu, Misbakhun pun mengapresiasi upaya pemerintah yang selama ini turun langsung dalam mensosialisasikan amnesti pajak, baik dalam lingkup internal ataupun eksternal hingga ke daerah. "Bahkan Presiden Jokowi dan  Menteri Keuangan Sri Mulyani mensosialisasikan secara langsung, berbicara dan mengingatkan kepada pengusaha untuk melakukan dan mengikuti tax amnesty," katanya.

Meski demikian, politisi Golkar itu tidak menampik adanya pengenduran semangat masyarakat dalam mengikuti tax amnesty pada periode kedua ini. Namun, kata dia, upaya Kementerian Keuangan dan Pemerintah yang saat ini terus mendorong dan memperbaiki kondisi penerimaan pajak dalam tax amnesty ini diyakini dapat memperbaiki situasi.

"Periode kedua mengendur, namun pemerintah dan Kemenkeu akan memperbaiki kondisi ini. Saya hargai upaya tersebut," tuturnya.

Misbakhun optimistis melalui tax amnesty maka basis pajak dapat diperbaiki dan diperluas. Sehingga, terbentuk database yang lebih baik yang dapat  menjadi data baru dalam periode mendatang. (nn/rol)


Top