Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com  Jakarta-- Tersangka kasus dugaan ujaran kebencian, Buni Yani, menegaskan bahwa status Facebook dan unggahan videonya tentang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dianggap menista agama tersebar luas setelah disebarkan oleh Guntur Romli yang merupakan anggota tim pemenangan Ahok-Djarot.
"Saya mengatakan, ini menjadi viral justru setelah Guntur Romli itu meng-capture saya punya status, lalu kemudian dia yang sebarkan," kata Buni seperti dilansir okezone.

Buni mengatakan, status yang disertai unggahan video di akun media sosial pribadinya itu tidak bermasalah hingga akhirnya disebarkan oleh Guntur. Atas hal itu, ia merasa telah difitnah.
"Sebelumnya tidak ada masalah. Jadi dia yang sebenarnya melakukan lalu memfitnah saya balik seolah-olah saya yang melakukan itu," ungkap dia.
Oleh karenanya, mantan wartawan itu meminta Guntur segera diperiksa oleh pihak yang berwajib. "Nah, ini sesungguhnya yang harus diperiksa oleh pengadilan," pungkasnya.
Sebelumnya, Buni Yani melalui kuasa hukumnya menyebutkan bahwa proses penetapan tersangka oleh Polda Metro Jaya menyalahi KUHAP dan Peraturan Kapolri Nomor 12 Tahun 2009. Namun, dalil pokok permohonan praperadilan Buni ditolak oleh Polda Metro.(de)


Top