Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911.BENGKULU - Hari ini, Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, menggelar aktivasi pembunyian dua sirine gempa, yang terdapat di dua lokasi di Kota Bengkulu, Senin (26/12/2016). Hal ini dikatakan Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Litman.

Litman menjelaskan bahwa pembunyian sirine itu untuk memperingati 12 tahun gempa dahsyat berkekuatan 9,3 Skala Richter (SR) disusul gelombang tsunami di Nangroe Aceh Darusallam (NAD) pada Minggu 26 Desember 2004.

Sementara itu, dua sirine yang di aktivasi itu terdapat di kawasan obyek wisata Pantai Panjang tepatnya di areal Sport Center, dan satu sirine lainnya di kawasan perkantoran Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Bengkulu atau areal kantor Gubernur Bengkulu.

Kontrol tombol untuk mengaktivasi dua sirine tersebut terdapat di Pusat Pengendalian Operasional (Pusdaops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Provinsi Bengkulu.

Aktivasi dua sirine gempa di Kota Bengkulu sudah menjadi jadwal setiap bulan BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang, tepatnya setiap tanggal 26 Desember.

Litman melanjutkan, aktivasi hari ini sekaligus memperingati 12 tahun gempa yang berdampak gelombang tsunami di NAD pada 2004 lalu.

Litman menyampaikan, tujuan aktivasi setiap tanggal 26 setiap bulan tersebut, untuk memastikan sirine dalam keadaan normal atau baik.

Dalam arti, saat terjadi gempa bumi berpotensi tsunami maka sirine dapat berfungsi untuk memberikan peringatan kepada masyarakat.

Sirine gempa mampu mengeluarkan suara hingga radius sekira dua kilometer (Km). Baik di kawasan obyek wisata Pantai Panjang maupun Siri. (nn/okezon)




Top