Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA -- Aktivitas gempa susulan di Aceh mulai surut. Gempa susulan terakhir terjadi pada Sabtu (18/12). Hal ini dikatakan Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono, ketika dikonfirmasi Republika.co.id, Ahad (18/12).
"Gempa susulan terakhir terjadi pukul 07.36 WIB, Sabtu. Gempa tersebut berkekuatan 4,4 skala richter dengan kedalaman 16 kilometer," jelas Daryono.

Menurut catatan BMKG, belum ada aktivitas gempa susulan yang terjadi di Aceh hingga Ahad (18/12) siang. Daryono memperkirakan jika aktivitas gempa susulan pasca-gempa utama pada 7 Desember lalu semakin menurun. "Sampai siang ini tidak tercatat ada gempa susulan," katanya.

Tim tagana Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat masih ada 88 ribu jumlah pengungsi hingga Ahad. Para pengungsi tersebar di 120 titik pengungsian. Direktur Penanggulangan Bencana Kementerian Sosial (Kemensos), Adhy Karyono, mengatakan masa tanggap darurat pasca-gempa Aceh segera berakhir pekan depan. Saat ini pihaknya sedang menuntaskan sosialisasi menjelang berakhirnya masa darurat.

Sebelumnya, Direktur Penanggulangan Bencana Kementerian Sosial (Kemensos), Adhy Karyono, mengatakan masa tanggap darurat pasca-gempa Aceh segera berakhir pada 20 Desember. Saat ini pihaknya sedang menuntaskan sosialisasi menjelang berakhirnya masa darurat. "Kegiatan pengungsian akan segera diakhiri dan pendataan jumlah serta status kerusakan bangunan segera dituntaskan," ujarnya, Ahad.(nn/rol)


Top