Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911.BUKIT TINGGI -- Kehadiran agama merupakan sumber energi untuk membangun masyarakat. Oleh karena, substansi nilai Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa. Hal ini dikatakan Anggota MPR RI dari Fraksi PKS, Hermanto, dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR, di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Padang Panjang, Ahad (18/12).

Sehingga, toleransi kehidupan umat beragama merupakan wujud sosiologis masyarakat Indonesia. Setiap umat pun, tambah Hermanto, dapat melaksanakan ajaran menurut agama masing-masing dengan tidak saling menista. ''Agama merupakan ruh bangsa yang menjadi sumber energi untuk membangun masyarakat yang beradab dan berkeadilan,'' kata Hermanto.

Hermanto melanjutkan bahwa menjadi suatu keniscayaan bagi pemimpin bangsa untuk mengejewantahkan nilai-nilai agama kedalam pola perilaku keseharian. Kepribadian pemimpin di Indonesia, harus memiliki jiwa keagamaan yang kuat agar menjadi teladan bagi masyarakat.

Ia mengatakan bahwa kepribadian pemimpin seperti itu, merupakan pengejewantahan Sila ke-1 Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, dan Pembukaan UUD NRI 1945 dimana Indonesia dibangun atas berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa. ''Pemimpin yang memiliki jiwa keagamaan adalah pemimpin yang setia pada Pancasila dan UUD NRI 1945,'' paparnya.

Hermanto mengingatkan masyarakat, agar dalam setiap momen pemilihan pemimpin di semua tingkatan, untuk memilih pemimpin yang menerapkan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, beradab, memiliki jiwa persatuan, dialogis dan menegakkan keadilan. Pemimpin yang terbukti tidak beradab, anti dialog dan merasa benar sendiri adalah pemimpin yang tidak bisa menerapkan nilai Pancasila. ''Pemimpin semacam ini jangan dipilih kembali,'' ujarnya.

Hadir pada kegiatan ini berbagai kalangan masyarakat Kota Padang Panjang diantaranya anggota DPRD, petani, mahasiswa, aktivis pemuda dan ibu-ibu anggota majelis ta'lim.⁠⁠⁠⁠(nn/rol)




Top