Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA -- Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang mengembangkan teknologi terbarukan untuk kepentingan pendidikan dan masyarakat. Karena Energi terbarukan dibutuhkan pada masa depan. Kata Rektor UMRAH, Prof Dr Syafsir Akhlus MSc kepada Antara di ruang kerjanya, Jumat (11/12).

Menurut anggota Delegasi Tetap Indonesia di Unesco tahun 2011 dan Koordinator Kerjasama Pendidikan ITS Surabaya 2006-2010 ini, energi terbarukan dibutuhkan pada masa depan. ''Sebab semua negara maju berfokus mengembangkan energi terbarukan," papar Prof Syafsir Akhlus.

Prof Syafsir berharap ke depan pemerintah memberikan perhatian yang besar untuk pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan. ''Khususnya pada daerah-daerah yang memiliki kendala alami di bidang logistik pengiriman bahan bakar fosil (minyak),'' ungkap Rektor UMRAH kepada Republika.co.id, Sabtu (12/11).

Prof Syafsir mengatakan, subsidi untuk pemaksaan harga minyak yang seragam untuk seluruh nusantara. Menurutnya, dapat ditinjau ulang untuk menjadi investasi yang merata di bidang energi untuk seluruh nusantara.

Kampus UMRAH mengembangkan empat energi terbarukan, yang dapat dikonversi menjadi energi listrik yakni tenaga matahari (solar), angin, gelombang dan perairan pasang surut, walaupun kecil tetapi mencukupi.

"Energi satu lagi berbasis air. Prinsipnya, ada air yang jatuh, maka bisa menghasilkan energi. Ini dilakukan di mana-mana," ungkap Ketua Badan Kerjasama Perguruan Tinggi (BKS-PTN) wilayah Barat (28 perguruan tinggi) dan ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Baru (FP-PTN se-Indonesia yang membawa 36 Perguruan Tinggi ini menjelaskan.(nn/rol)


Top