Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911.JAKARTA - Tingkat urgensi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menemui massa demonstrasi 4 November 2016 sebenarnya lebih penting, ketimbang ia meninjau proyek kereta api di Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini dikatakan Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta, Emrus Sihombing, kepada Okezone, Minggu (6/11/2016).

"Saya pikir akan lebih produktif apabila Presiden Jokowi menerima pendemo. Karena kalau semisal tidak meninjau, proyek lantas tidak akan gagal total kan?" ujar Emrus.

 Emrus mengatakan bahwa idealnya, apabila sekadar meninjau proyek semestinya bisa diwakilkan kepada para pembantu Presiden yaitu para menterinya. "Alangkah baiknya apabila Jokowi menerima dan mendengar langsung aspirasi serta keluhan rakyatnya," timpal Emrus.

Diketahui, saat massa tumpah ruah di Jakarta menuntut penuntasan hukum kasus dugaan penistaan agama dilakukan cagub Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 4 November lalu, Jokowi blusukan meninjau proyek pemerintah di Bandara Soetta, Tangerang.

Massa tak bisa menemui Jokowi. Namun, Presiden membuat rapat terbatas pada malam itu untuk menyikapi aksi massa yang sempat berujung ricuh.  (nn/okezon)




Top