Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911.JAKARTA - Dalam pertemuan dengan para pimpinan pondok pesantren se-Jawa Barat dan Banten, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat meminta agar tak ada pengerahan massa pada 25 November 2016. Tanggal tersebut diketahui bertepatan dengan dua minggu pasca-aksi demonstrasi 4 November, di mana Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjanjikan kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan diselesaikan. Hal ini dikatakan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Bambang Waskito, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Lanjutan aksi 25 November ini sudah santer terdengar di media sosial, terutama untuk mengantisipasi jika yang dijanjikan Tito tak dipenuhi.

"Harusnya sepanjang sampai tanggal 25 (November) ini, pertemuan tadi juga begitu, diimbau untuk memberikan pengertian kepada orang-orang di daerahnya supaya tidak menggerakkan massa. Itu sudah ada jalurnya sendiri," kata Bambang.

Bambang juga telah mengimbau agar kekuatan massa tersebut tak diturunkan karena proses hukum masih terus berlangsung. Kepolisian, membutuhkan waktu untuk memutuskan kasus ini.

Hal yang sama juga disampaikan Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, yang mengatakan sudah ada kesepakatan antara eksekutif dan ulama di daerahnya agar situasi tetap kondusif hingga berakhirnya proses hukum kasus Ahok ini.  (nn/okezon)




Top