Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com, Depok - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan kembali komitmennya untuk memerangi narkoba. Terlebih baru-baru ini anggota TNI ditembak mati dalam penggerebekan narkoba.

"Dalam penggerebekan antara Badan POM di Tangerang bersama BNN, ada produk sabu digerebek. Ada dua orang mati karena melakukan perlawanan, salah satunya anggota TNI," katanya di Balai Sidang UI Depok, seperti dilansir okezone.

Baginya TNI tidak akan tebang pilih siapa saja prajurit yang memakai narkoba. Gatot menegaskan tidak ada masa rehabilitasi bagi prajurit TNI yang memakai narkoba.

"Salah satu tentara AU. Biarin saja kubur saya bilang. Saya katakan perang terhadap narkoba. Bagi TNI yang terlibat, laporan baik-baik setelah itu saya habisi! Tak ada rehabilitasi," katanya.

"Karena sangat bahaya TNI pakai narkoba. Apalagi angkatan udara, begitu terbang sakau lihat mal kayak musuh. Jika ada yang begitu, berarti kan menantang saya. Saya bilang Pak Buwas tembak saja," jelasnya.

Menurutnya narkoba sudah memberantas generas muda. "Kita sedang perang candu melanda di Indonesia," tuturnya.


Top