Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com, Jakarta - Korlantas Polri akan melakukan operasi zebra serentak di seluruh wilayah Indonesia mulai Rabu (16/11/2016). Operasi itu akan berlangsung hingga dua minggu mendatang.

Usai apel gelar pasukan, Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto Agung mengatakan, personel yang diturunkan sebanyak 21.350 orang di seluruh Indonesia. Operasi ini dilakukan jelang libur natal dan tahun baru.

Sasaran yang ingin dicapai dalam rangka operasi zebra adalah, pertama imbauan persuasif kepada pengendara jalan untuk meminimalisir kecelakaan. "Dengan mencermati situasi cuaca yang memang cukup ekstrem maka perlu peningkatan kualitas pelayanan baik kualitas maupun kuantitas petugas Polri di lapangan khususnya Polantas," katanya.

Yang kedua, terang Agung, akan ada pengalihan arus jika terjadi longsor maupun banjir. Sasaran ketiga dari operasi zebra ini terhadap pelanggar lalu lintas yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan fatal.

"Misalkan melebihi kecepatan karena setiap kecelakaan didahului dengan pelanggaran. Dielaborasi dengan pelanggaran batas kecepatan itu cukup maksimal jumlahnya. Selanjutnya pelanggaran yang melawan arus terutama roda dua itu kan sering yang harusnya satu arah dia melawan arus sehingga terjadi kecelakaan dan meninggal ini yang kita antisipasi penegakan hukumnya," katanya.

Sasaran selanjutnya berkaitan dengan pelayanan publik. "Kita tidak menginginkan misalkan terjadi pelanggaran seperti percaloan, pungli merupakan bagian operasi," katanya.

Berdasarkan evaluasi operasi zebra sebelumnya, pelanggaran terbanyak yang ditemukan adalah pelanggaran rambu lalu lintas. Selanjutnya pelanggaran batas kecepatan, dan yang ketiga pelanggaran marka jalan. "Sifatnya fleksibel kasuistis tidak semua Polda sama," katanya.

Untuk sanksi pelanggar lalu lintas, tambah Agung, sudah diatur dalam bukti pelanggaran atau tilang denda nominal. "Sudah ada tabelnya dan kita menyesuaika dengan aturan yang sudah ada," tukasnya.


Top