Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama (Dirut) CV Semesta Berjaya, Xaveriandy Sutanto beserta sang istri, Memi dalam kasus dugaan suap perkara distribusi gula impor tanpa label SNI di Pengadilan Negeri Padang‎. Kata Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Senin (28/11/2016).

"Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka F," ujar ‎Yuyuk.

‎Yuyuk mengatakan bahwa selain melakukan pemeriksaan terhadap sepasang suami istri tersebut, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Jaksa Kejaksaan Tinggi di Padang, Farizal. Dia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

‎Dalam kasus ini, Jaksa Farizal telah ditetapkan tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara distribusi gula impor tanpa label SNI di Pengadilan Negeri Padang. Dia diduga menerima suap Rp365 juta dari Xaveriandy Sutanto selaku Direktur Utama CV Semesta Berjaya dan terdakwa dalam kasus tersebut.

Atas perbuatannya, KPK menetapkan Xaveriandy sebagai tersangka yang diduga sebagai pemberi suap dan disangkakan melanggar pasal Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi;

Sedangkan Farizal diduga sebagai penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi‎.(nn/okezon)




Top