Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911. BEIJING – Sejumlah pemimpin negara mengucapkan penghormatan terakhir kepada mendiang Fidel Castro. Sosok kharismatik Kuba itu tutup usia di usia 90 tahun pada Jumat (25/11) malam waktu setempat.

Seperti dilansir CCTV, Presiden Cina, Xi Jinping, menyampaikan duka mendalam kepada Presiden Kuba, Raul Castro. Xi menilai perjalanan hidup Fidel Castro penuh komitmen merawat sosialisme di Kuba. Ia menegaskan hubungan erat Cina dengan Kuba sehingga kepergian Fidel Castro merupakan kedukaan pula bagi rakyat Negeri Tirai Bambu.

“Sosok yang besar untuk dikenang selamanya. Bagi rakyat Cina, ini (meninggalnya Fidel Castro) seperti kehilangan seorang kawan dekat yang jujur,” kata Xi Jinping, seperti dikutip CCTV.

Terpisah, Presiden Rusia, Vladimir Putin mengenang mendiang Fidel Castro sebagai simbol di zamannya. Putin menyebut, bagi rakyat Rusia pemimpin Kuba itu merupakan sahabat yang tulus dan dapat dipercaya.

“Kuba yang bebas dan merdeka adalah hasil (kepemimpinan) Castro dan koleganya. Kuba telah menjadi anggota dari komunitas internasional yang berpengaruh. Negara itu juga menjadi contoh inspiratif untuk banyak negara dan rakyat,” kata Putin.

Sementara itu, Presiden Meksiko, Enrique Peña Nieto, menyampaikan bela sungkawa melalui akun Twitter-nya. Menurut Nieto, sosok Fidel Castro merupakan “pengusung hubungan bilateral (Kuba-Meksiko) yang didasarkan rasa saling menghormati, dialog, dan solidaritas.”

Adapun Perdana Menteri India, Narendra Modi, juga menulis pada akun Twiter-nya. PM Modi menyampaikan doa agar kedamaian mengiringi kepergian mendiang Fidel Castro.

“Saya menghaturkan duka mendalam kepada pemerintah dan rakyat Kuba atas kepergian mendiang Fidel Castro. Semoga arwahnya berpulang dalam damai,” kata Narendra Modi.

Begitu kontras dibandingkan para pemimpin tersebut. Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump hanya membuat pernyataan singkat terkait meninggalnya Fidel Casto. “Fidel Castro sudah mati!” tulis Donald Trump melalui akun Twitter-nya, kemarin.
(na/rol)


Top