Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911. MEDAN - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta agar aksi Bela Islam jilid III pada 2 Desember digelar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia pun menegaskan prajurit TNI akan siap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari seluruh ancaman yang muncul.
"Demo silakan karena itu menyampaikan pendapat. Tapi, kalau sudah merusak, makar berhadapan dengan prajurit saya dan Polri," kata Gatot usai menghadiri acara Istighosah dan Doa Keselamatan Bangsa di Pangkalan Udara Soewondo, Medan, Sabtu (19/11).
Gatot mengatakan, bagi prajurit TNI, NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 merupakan harga mati yang harus dipertahankan. Para prajurit pun siap mempertaruhkan apapun termasuk mengorbankan nyawa mereka sendiri untuk mempertahankan NKRI.

"Prajurit saya juga siap berjihad mempertahankan NKRI berdasarkan Pancasila bersama seluruh komponen masyarakat. Kita bersama, jangan ada yang ditakuti," ujar dia.
Dia berharap, aksi 2 Desember nanti akan berjalan tertib, damai dan tanpa gangguan berarti. Gatot mengingatkan pihak-pihak yang ingin merusak NKRI akan berhadapan dengan prajurit TNI dan personel Polri.
"Untuk aksi 2 Desember, kita berdoa. Siapapun yang mengacau bangsa ini tidak bisa, yang mengacau bangsa ini bukan orang yang beragama, saya yakin, dan akan berhadapan dengan TNI-Polri serta seluruh masyarakat. Tidak ada satu pun penghianat yang bisa hidup di negara ini, menantang silakan," kata Gatot.
(na/rol)


Top