Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan seluruh pengungsi korban erupsi Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, hanya berada di posko pengungsian hingga kwartal I-2017. Semua pengungsi harus sudah direlokasi ke rumah hunian sementara (huntara) atau hunian tetap untuk mereka tahun depan. Kata Gubernur Sumut Tengku Erry dalam kunjungannya ke Posko Pengungsian di Jalan Kiras Bangun Kecamatan Simpang Empat, Kabanjahe.
Tengku Erry, dalam kunjungan tersebut didampingi Pangdam I-Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewyk Pusung; Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel; Bupati Karo, Terkelin Brahmana; Wakil Bupati Karo, Corry Sebayang; Ketua TP PKK Evi Diana Erry Nuradi dan istri Kapolda serta istri Pangdam I/BB.

Erry meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kabupaten Karo dan pihak terkait dapat segera merealisasikan pemindahan para pengungsi yang sudah menderita bertahun-tahun hidup di posko pengungsian.

Sementara, saat ini jumlah desa yang ada di Posko Pengungsian sebanyak sembilan desa atau 1.682 KK yang tersebar di sembilan titik posko pengungsian yang disiapkan oleh Pemkab Karo.

Erry meminta paling lama Kuartal pertama 2017 semua pengungsi harus sudah ada di huntara hunian tetap. Menurut Erry, Badan Nasional Penanggulangan Bencana akan bekerjasama dengan Kemen PU Pera untuk penyediaan Huntara.

Pangdam I/BB juga meminta Pemkab melakukan percepatan penyediaan lokasi huntara dan hunian tetap.

“Yang terpenting relokasi harus mengikuti kearifan lokal. Daya tampung harus disesuaikan dengan kondisi , jangan dipaksakan sehingga mengganggu ketentaraman masyarakat yang ada di lokasi,” tegas Lodewyk.  (nn/okezon)


Top