Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA - Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menyesalkan Presiden Joko Widodo yang memilih pergi dari Istana Negara ketimbang menemui para demonstran yang turun aksi menuntut Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diproses hukum.
Fahri yang ikut dalam demo yang menuntut Ahok atas kasus dugaan penistaan agama merasa geram saat Jokowi menyuruh sejumlah menterinya yang menemui perwakilan demonstran.

"Bagaimana? Ada massa lebih dari satu juta, presiden enggak ada di dalam," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016).

Fahri menyebut Jokowi tak profesional alias amatir karena tak berani menemui pedemo yang mencapai ribuan orang ini. "Presidenya amatir. Ini malah nengokin ‎rel kereta api. Presiden malah ke situ. Manajemen politiknya diabaikan," sesal Fahri.

Diketahui, Presiden Joko Widodo siang tadi malah blusukan ke Tangerang meninjau proyek kereta api di Bandara Soekarno-Hatta. Jokowi memerintahkan Menko Polhukam Wiranto bersama beberapa menteri sebagai representasi pemerintah untuk menerima perwakilan massa.

Akhirnya Wakil Presiden Jusuf Kalla bersedia menerima perwakilan pengunjuk rasa untuk beraudiensi di Kantor Wakil Presiden. Mereka masih berdialohg terkait tuntutan untuk memproses hukum Ahok. (nn/okezon)


Top