Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA – Momentum Hari Pahlawan 10 November tak seharusnya berhenti pada upaya memahami sejarah, mengenang dan mendoakan pahlawan bangsa. Tapi menjadi refleksi, jika rakyat membutuhkan keteladanan seorang pemimpin. Kata Ketua Bidang Kader, Anggota, dan Saksi DPP Partai Perindo Armyn Gultom, ketika dihubungi di Jakarta, Kamis kemarin.
“Pemimpin nasional sampai level paling bawah harus lebih serius, bekerjakeras, militan, fokus dan lebih mengasah kemampuannya memimpin bangsa. Dan yang lebih penting, rakyat butuh dipertontonkan keteladanan dari pemimpin,” ujar.

Armyn mengungkapkan, berbagai masalah mendera Indonesia saat ini. Baik ekonomi, kesenjangan sosial antar masyarakat, ketidakmerataan pembangunan antardaerah, pendidikan, pengangguran, hingga narkoba yang mengancam mental generasi bangsa. Perlu strategi baru menyelesaikan masalah-masalah tersebut dengan kebijakan nyata.

“Kita jadikan hari ini sebagai tonggak sejarah baru bagi bangsa. Eksekutif dan legislatif perlu mengkaji ulang pola pembangunan Indonesia. Sehingga bangsa ini bisa sejajar dengan bangsa lain, bahkan bisa melampaui negara maju,” tambahnya.

Indonesia, bisa dijamin menjadi negara maju, karena memiliki potensi luar biasa. Pasalnya, sumber daya manusia dan sumber daya alam Indonesia sangat memadai.

Pria asal Sumatera Utara itu berharap, pemimpin harus menjaga kesatuan pikiran, hati, kata dan perbuatannya. (nn/okezon)


Top