Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com, Jakarta -- Ribuan buruh kembali akan gelar aksi unjuk rasa di DKI Jakarta. Seperti aksi sebelumnya, massa kembali menuntut, agar upah minimum provinsi dinaikkan menjadi Rp3,8 juta daris ebelumnya Rp3,1 juta.

"Ada (aksi unjuk rasa) sekira jam 10.00 WIB. Jumlah massa tidak jauh beda sama seperti kemarin pada Senin . Ribuan (buruh)," kata Koordinator Lapangan, Andi Nur Yahya seperti dilansir viva.

Tak jauh berbeda dengan unjuk rasa sebelumnya, kali ini buruh akan menggelar aksinya di tiga tempat, yakni di Kantor Balaikota DKI Jakarta, Kantor DPRD DKI Jakarta, serta Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta.

Hanya yang berbeda, lanjutnya, bila dalam dua unjuk rasa sebelumnya mereka konsen berorasi di depan Kantor Disnakertrans, pada unjuk rasa kali ini mereka akan lebih konsen melakukan orasi di depan Kantor Balaikota DKI Jakarta.

 
Guna menjaga dan mengawal agar unjuk rasa yang dilakukan massa buruh ini berjalan dengan lancar tanpa adanya hal-hal yang tidak diinginkan, ribuan aparat Kepolisian disiagakan di titik-titik lokasi unjuk rasa. Sedangkan untuk pengalihan arus akibat adanya unjuk rasa, hal itu akan dilakukan bilamana diperlukan nantinya di lapangan.

"Total ada 1.529 personel kepolisian gabungan dari Polda, Polres dan Polsek yang diturunkan untuk mengawal unjuk rasa buruh ditiga lokasi. Untuk di Balaikota, ada 795 personel, di kantor Dinsnakertrans ada 464 personel, dan di DPRD DKI ada 270 personel. Pengalihan arus situasional melihat kondisi di lapangan nanti," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Polisi Suyatno.

Rapat penetapan UMP DKI Jakarta 2017 sendiri sudah dilakukan sebanyak tiga kali yakni, Rabu 12 Oktober 2016, Rabu 19 Oktober 2016, dan Senin lalu, 24 Oktober 2016. Namun, meski telah melakukan rapat sebanyak tiga kali, hingga kini belum ada kesepakatan tentang berapa besaran UMP DKI Jakarta 2017 mendatang.


Top