Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.MATARAM --Diharapkan dalam politik semestinya juga mengedepankan adab, moralitas, dan ada dimensi religiusitas. Hal ini dikatakan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Sabtu (15/10) malam.
"Kalau politik semata-mata pragmatis, yang untung, transaksi," ujarnya dalam Rapat Kerja Pimpinan dan Unsur Pembantu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi NTB di Gedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), Kota Mataram, NTB.

Dia mengharapkan, setiap kontestan harus bisa mengedukasi pendukungnya agar tidak terjebak pada fanatisme politik yang akhirnya merusak saudara sebangsa dan nilai-nilai luhur agama serta budaya. "Para tokoh yang terlibat pada kontestasi politik, tampilah dengan politik yang bermoral dan juga santun sekaligus sikap elegan," ujarnya.

Haedar mewajarkan dalam politik terkandung aspek kompetisi untuk menjadi yang terbaik. Namun, kata dia, jangan sampai hal tersebut justru merusak nilai luhur agama, pancasila, dan budaya.

Selain itu, ia menegaskan, kader Muhammadiyah yang ikut terlibat menjadi tim sukses bakal pasangan calon atau menjadi calon kepala daerah untuk non aktif dari Muhammadiyah. "Atau setidaknya meminta ijin pada pimpinan perserikatan yang ada di atasnya," paparnya.

Haedar juga berharap, setiap kader Muhammadiyah yang terlibat dalam kontestasi Pilkada untuk mengedepankan sikap-sikap yang sejalan dengan Muhammadiyah yakni akhlakul karimah dan amar maruf nahi munkar.(nn/rol)


Top