Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


 SuryaNews911.JAKARTA -Program deradikalisasi yang selama ini dilakukan pemerintah perlu dievaluasi. Mengingat masih seringnya terjadi aksi-aksi terorisme di tengah-tengah  masyarakat. Kata Pengamat terorisme Al Chaidar, kepada Okezone, Sabtu (22/10/2016).

"Ya artinya itu program deradikalisasi harus dievakuasi kembali, bila perlu ditambah program lainnya seperti kontrawacana, humanisasi dan sebagainya," kata Al Chaidar.

Pemerintah dianggapnya hanya membuang-buang uang karena menjalankan program deradikalisasi yang itu-itu saja. "Harus ada evaluasi. Banyak peneliti-peneliti intelektual yang mengerti masalah seperti ini. Pemerintah harus membuka diri," sarannya.

Al Chaidar menganggap penyerangan terhadap polisi di Tangerang, Jumat 21 Oktober2016 masih tergolong minimalis. "Mereka konsepnya minimalis. jadi siapa saja yang terpengaruh dan mau menjalankan ideologi mereka langsung diperintahkan menyerang pakai golok, motor, truk apa aja yang mereka punya maupun mereka bajak," tukasnya.

Diketahui, tersangka SA sering melakukan komunikasi melalui internet dengan kelompok ISIS di Syiria. Tidak hanya itu, SA juga sering menghilang dari rumahnya, terakhir ditemukan di pesantren di Ciamis milik Fauzan Al Anshori yang meninggal pada 2015. Fauzan diketahui merupakan anggota kelompok JAD yang dipimpin Aman Abdurahman. (nn/okezon)




Top