Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911.JAKARTA – Lembaga Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang berbenturan dengan nilai-nilai demokrasi Indonesia. Itu termasuk aturan perihal partai baru dilarang mengusung calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Hal ini dikatakan peneliti Perludem, Fadli Ramadhanil saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (15/10/2016) malam.

Dalam hal ini, pada Pasal 192 dan 190 draf RUU Pemilu ‎terdapat aturan yang intinya membatasi partai baru yang tidak memiliki kursi di DPR untuk mengajukan pasangan capres dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 nanti.

"Kita enggak sepakat (Pasal 190 dan 192 RUU Pemilu)‎," ujarnya.

Pihaknya masih akan menunggu pembahasan di DPR untuk draf RUU Pemilu tersebut.‎ Pasalnya, belum ada ketetapan yang jelas untuk mengesahkan aturan dalam Pilpres 2019.

Fadli mengatakan bahwa setiap partai politik (parpol) baru maupun lama berhak memiliki hak yang sama ketika telah menjadi peserta pemilu pada Pilpres 2019 sesuai dengan nilai demokrasi. ‎(nn/okezon)




Top