Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.MAJALENGKA – Seorang guru madrasah, Jam (52), warga Desa Rajawangi, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mencabuli tujuh murid laki-lakinya yang masih di bawah umur. Kata Kapolres Majalengka, AKBP Mada Roostanto, Senin (17/10/2016).

Ia menjelaskan bahwa aksi bejat pelaku terhadap muridnya yang masih sesama jenis itu sudah terjadi sejak 2013. Terungkapnya kasus tersebut setelah adanya laporan dari salah satu keluarga korban berinisial RA (11). Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut.

"Dengan banyaknya bukti yang kuat, kami melakukan penangkapan terhadap pelaku," ucapnya.

Saat diperiksa, pelaku mengakui perbuatannya kepada ketujuh murid laki-lakinya itu. Korban RA dicabuli di pinggir Sungai Ciwaringin pada Sabtu 1 Oktober 2016.

"Pelaku membujuk korban RA dengan memberikan uang sebesar Rp10 ribu dan meminta korban untuk tidak menceritakan perbuatannya itu kepada orangtuanya dan orang lain," paparnya.

Keenam murid lainnya adalah ES (12) dicabuli di sebuah rumah kosong pada 2014, W (12) dicabuli di depan musala pada 2014, A (12) dicabuli di sebelah madrasah pada 2014. Sementara itu, S (12) juga menjadi sasaran aksi pelaku di depan mushola, O (12) menjadi korban pencabulan di sebelah madrasah pada 2013, dan Y (12) dicabuli di sebelah madrasah pada 2013.

"Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara," tegasnya. (nn/okezon)


Top