Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911.PEKANBARU - Kapolda Riau, Brigjen Zulkarnain memperhatikan kasus SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) terhadap 15 perusahaan terduga pembakar hutan dan lahan (karhutla).

Kasus SP3 merupakan tugas yang diperintahkan kepadanya dari Kapolri, Jendral Tito Karnavian untuk diselesaikan.Tegas Zulkarnain, Minggu (2/10/2016).

"Kasus SP3 itu akan saya evaluasi," ujarnya.

Selain itu, Zulkarnain juga mengharapkan semua pihak membantu jika ada pihak yang mempunyai bukti baru terkait SP3 terkait karhutla.

Ia mengatakan bahwa penyidik di kepolisian berjanji akan memberikan data ataupun dokumen terkait dikeluarkanya SP3 korporasi itu. Karena SP3 bukan final dari proses hukum. Karena jika ada bukti baru, kasusnya bisa dibuka kembali.

"Untuk itu kita minta LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) sebagai pihak ketiga bisa melakukan praperadilan jika memiliki bukti baru," tuturnya.

Terkait kasus kebakaran hutan lahan di Riau, ia berjanji akan menindak tegas semua pelakunya.

"Bagi masyarakat maupun pihak lainnya kita mengingatkan agar tidak melakukan pembakaran hutan karena sanksi berat," pungkasnya. (nn/okezon)




Top