Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com, Padang -- Harga cabai merah di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, sepekan terakhir masih bertahan di kisaran Rp60 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp48 ribu, karena pasokan kurang.

"Sejak satu minggu terakhir harga masih bertahan Rp60 ribu per kilogram," kata salah seorang pedagang Pasar Raya Padang Izal (58) di Padang, Senin.

Ia mengatakan tingginya harga cabai saat ini disebabkan kurangnya pasokan dari luar daerah. Rata-rata pasokan cabai, kata dia, berasal dari Jawa dan Medan, dengan harga yang sama yakni Rp60 ribu. Meningkatnya harga cabai tersebut juga disebabkan oleh cuaca beberapa waktu terakhir yang cukup ekstrim mengakibatkan berkurangnya produksi cabai merah.

Sebelumnya,  Harga cabe di Kabupaten  Solok Selatan berdasarkan pemantauan pada beberapa hari terakhir kenaikan harga cabai sudah mencapai Rp80 ribu,  kata Kepala Seksi Perlindungan Konsumen, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Solok Selatan, Arnonsyah di Padang Aro, Rabu.


Dia mengatakan, hasil survei yang dilakukan pada Senin (10/10) di pasar Muaralabuh harga cabai masih Rp65 ribu perkilogram. Namun sekarang sudah mencapai Rp80 ribu perkilogram.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar mencatat cabai merah dan jengkol merupakan dua komoditas pemicu inflasi di Padang pada September 2016 yang mencapai 0,58 persen.

"Dua komoditas tersebut memiliki andil terbesar dalam membentuk angka inflasi Padang yaitu cabai merah 0,51 dan jengkol 0,10 persen," kata Kepala BPS Sumbar Dody Herlando.

Menurut dia cabai merupakan salah satu kebutuhan wajib warga Sumbar yang tidak bisa digantikan oleh komoditas lainnya sehingga saat harga naik masyarakat tetap membeli.


Top