Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


SuryaNews911.PEKANBARU - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kebakaran hutan dan lahan di Pulau Sumatera. Berdasarkan pantauan satelit ada 14 titik panas yang terdeksi. Hal ini dikatakan staf analisa BMKG Pekanbaru, Slamet Riadi, Minggu (2/10/2016).

Ia mengatakan, belasan titik panas (hot spot) itu terpantuan di dua propinsi yakni Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Provinsi Lampung.

"Jumlah titik panas di Sumatera terbanyak berada di Aceh dengan jumlah sembilan titik sementara di Lampung terpantau ada lima titik," ujarnya.

Berdasarkan pantuan satelit terra dan aqua, Propinsi Riau yang selama ini menjadi 'langganan' kebakaran nihil.

"Saat ini Propinsi Riau sudah memasuki musim hujan jadi sebagian besar lahan tidak kering sehingga tidak mudah terbakar. Namun demikian, semua tetap waspada karena kemungkinan kebakaran tetap ada," imbaunya.

Kapolda Riau, Brigjen Zulkarnaen menegaskan, masyarakat maupun korporasi tidak lagi melakukan pembakaran hutan dan lahan.  (nn/okezon)




Top